Cao-E

Berdasarkan legenda, pada suatu tahun di hari ke lima bulan ke lima Imlek selama masa pemerintahan Kaisar An Di dari Dinasti Han Timur, terdapat seorang pria bernama Cao Ding yang sedang menikmati suara ombak.

Suara ombak sungai bagi Cao Ding jauh lebih indah dibandingkan suara dedaunan tertiup angin, juga dibandingkan kemeriahan laskar tentara yang sedang menikmati kemenangan.

Continue reading »

Sebuah Tanda Di Perahu

Pada jaman dahulu seorang pria dari Chu menjatuhkan pedang miliknya yang bagus ke air secara tidak sengaja karena adanya goncangan pada perahu yang dinaikinya.

“Oh tidak”, dia bersedih, “Apa yang bisa aku lakukan?”.

Mendengar hal itu, sang nahkoda kapal berkata, “Itu tidak masalah, saya akan terjun dan mengambilnya”.

Continue reading »

Menarik Tanaman Untuk Membantunya Tumbuh

Pada kesempatan ini marilah mengetahui asal usul dari peribahasa “Menarik tanaman untuk membantunya tumbuh”.

Terdapat seorang laki-laki yang tidak sabar pada masa Dinasti Song. Ia sangat geram dan berharap padi yang ditanamnya tumbuh dengan cepat. Ia berpikir mengenai hal ini siang dan malam. Namun padi tetap tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan.

Continue reading »

Meminta Kulit Serigala

Pada jaman dahulu hiduplah seorang pria, bernama Lisheng, yang baru saja menikah dengan seorang wanita yang cantik jelita. Suatu hari, sang istri berpikir bahwa pakaian dari kulit serigala akan membuat dirinya semakin cantik. Sang istri berkata kepada Lisheng dan meminta Lisheng untuk mendapatkan kulit serigala tersebut.

Namun kulit serigala adalah barang langka dan mahal. Lisheng yang tidak berdaya terus berjalan berputar-putar di sekitar desanya. Pada satu kesempatan, seekor serigala melintas. Lisheng langsung berusaha menangkap serigala tersebut dan mendapatkan ekornya.

Continue reading »

Wu Kang Menebang Pohon Cassia

Seorang lelaki yang pandai, Wu Kang, mula-mulanya adalah seorang petani. Melihat tanamannya dapat tumbuh dengan mudah, dia menganggap bahwa bertani tidak cukup menantang, maka dia berguru pada seorang pembuat perabotan. Karena diberi tahu oleh gurunya bahwa dia akan dapat membuat perabotan yang baik dalam waktu tiga sampai lima tahun mendatang, dia menyerah. Lalu dia bekerja pada sebuah toko dimana kejadian yang serupa dialaminya, sehingga membuatnya menyerah dan memutuskan untuk menjadi Dewa.

Continue reading »