Sebuah Tanda Di Perahu

Pada jaman dahulu seorang pria dari Chu menjatuhkan pedang miliknya yang bagus ke air secara tidak sengaja karena adanya goncangan pada perahu yang dinaikinya.

“Oh tidak”, dia bersedih, “Apa yang bisa aku lakukan?”.

Mendengar hal itu, sang nahkoda kapal berkata, “Itu tidak masalah, saya akan terjun dan mengambilnya”.

Namun dia bimbang sesaat dan akhirnya berkata, “Itu tidak dapat dilakukan karena air ini dingin dan dalam. Namun saya memiliki ide yang cemerlang.”

Lalu dia mengambil sebuah pisau dan memberi tanda di sisi perahu pada tempat dimana pedangnya terjatuh. “Semuanya beres”, katanya kemudian.

Ketika perahu merapat, pria tersebut membuka bajunya dan langsung menyelam ke dalam air untuk mencari pedangnya pada tempat dimana dia memberi tanda. Sudah tentu dia tidak mendapatkannya.

Akhirnya dia muncul kepermukaan dan bergumam, “Apa yang terjadi? Kenapa aku tidak dapat menemukan pedangku di air dibawah tempat aku memberi tanda?”. Tawa meledak diantara para penumpang.

Akhir kata, ada satu kesimpulan yang bisa ditarik, yaitu seseorang tidak boleh terlalu keras kepala terhadap pendiriannya, namun dia harus dapat membuat perubahan sesuai keadaan.

One thought on “Sebuah Tanda Di Perahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *