Alat Musik Tionghoa

Alat musik tradisional Tionghoa dapat dimainkan secara solo, ataupun secara bersama-sama dalam sebuah orkes yang besar (seperti zaman dahulu di istana kerajaan) atau dalam grup-grup musik kecil. Jaman dahulu tidak ada konduktor di ensambel musik Tionghoa, ataupun penggunaan partitur musik pada saat pentas. Musik biasanya telah dihapalkan oleh pemusiknya, kemudian dimainkan tanpa alat bantu, sehingga kerjasama tim amat sangat dibutuhkan. Tapi zaman sekarang ini partitur ataupun konduktor dibutuhkan, apabila jumlah pemusik cukup banyak.

Berikut adalah jenis-jenis alat musik tradisional Tionghoa:
Continue reading Alat Musik Tionghoa

Kesenian Tionghoa (Barongsai & Wayang Potehi)

Barongsai

BarongsaiAdalah tarian tradisional Tionghoa dengan menggunakan kostum yang menyerupai singa. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa singa adalah lambang kebahagiaan dan kesenangan. Tarian ini dipercaya merupakan pertunjukan yang dapat membawa keberuntungan sehingga umumnya diadakan pada berbagai acara penting seperti pembukaan restoran, pendirian klenteng, dan tentu saja perayaan Tahun Baru Imlek.

Barongsai secara garis besar terdiri dari 2 jenis yakni: Singa Utara yang memiliki surai ikal dan berkaki empat. Penampilan Singa Utara kelihatan lebih natural dan mirip singa ketimbang Singa Selatan yang memiliki sisik serta jumlah kaki yang bervariasi antara dua atau empat. Kepala Singa Selatan dilengkapi dengan tanduk sehingga kadangkala mirip dengan binatang “Kilin”.
Continue reading Kesenian Tionghoa (Barongsai & Wayang Potehi)

Ritual Masyarakat Tionghoa

Ritual yang paling populer dan dikenal dari masyarakat Tionghoa antara lain:

Budaya Teh Tionghoa

Ritual Minum TehMinum teh telah menjadi semacam ritual di kalangan masyarakat Tionghoa. Di Tiongkok, budaya minum teh dikenal sejak 3.000 tahun sebelum Masehi (SM). Bahkan, berlanjut di Jepang (1192-1333) oleh pengikut Zen. Minum teh dapat menetralisasi kadar lemak dalam darah, setelah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak.
Continue reading Ritual Masyarakat Tionghoa

Perayaan Populer Pada Masyarakat Tionghoa

Terdapat banyak perayaan pada masyarakat Tionghoa sepanjang tahun, dari awal tahun hingga akhir tahun. Dan tiap-tiap perayaan terkadang dirayakan dengan cara yang berbeda pada setiap komunitas.

Dibawah ini adalah perayaan-perayaan yang paling populer dirayakan masyarakat Tionghoa:

Tahun Baru Imlek

Perayaan Tahun Baru ImlekTahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (penanggalan Tionghoa) dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal ke lima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chuxi yang berarti “malam pergantian tahun”. Biasanya dirayakan dengan menyulut kembang api. Di Indonesia pada tahun 1965 hingga 1998 perayaan tahun baru Imlek dilarang dirayakan di depan umum. Dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967, rezim Orde Baru di bawah pemerintahan Presiden Soeharto, melarang segala hal yang berbau Tionghoa, di antaranya Imlek.
Continue reading Perayaan Populer Pada Masyarakat Tionghoa

Kuliner Khas Tionghoa

Berikut ini adalah jenis-jenis makanan khas Tionghoa yang populer di Indonesia:

Kue Bulan / Tiong Chiu Pia

Kue BulanDasarnya berbentuk bulat, yang melambangkan kebulatan dan keutuhan. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan. Perkataan Tiong Chiu sendiri berasal dari kata “Tiong” berarti tengah dan “Chiu” berarti musim rontok, jadi boleh dikatakan sebutan Tiong Chiu arti secara harafiahnya berarti pertengahan musim rontok. Namun demikian masyarakat lebih kenal dengan sembahyang Tiong Chiu Pia, walaupun sebenarnya penyebutan ini tidak tepat namun kenyataan dalam kebiasaan masyarakat tetap demikian.
Continue reading Kuliner Khas Tionghoa