Asal Usul Marga Lei (雷)

Asal Usul Marga Lei (雷)

Nama marga: Lei
Pinyin: Léi
Hanzi (Simplified): 雷
Hanzi (Traditional): 雷
Penulisan lain:
– Loi (Kanton)
– Lui (Hokkian & Teochiu)

Selama masa pemerintahan kaisar legendaris Huang Di (黄帝), terdapat sebuah suku kuno yang bernama Fang Lei (方雷). Suku Fang Lei (方雷) memiliki hubungan yang erat dengan Huang Di (黄帝). Rakyat suku Fang Lei (方雷) dikemudian hari menyederhanakan nama marga mereka menjadi Lei (雷).
Continue reading »

Asal Usul Marga He (贺)

Asal Usul Marga He (贺)

Nama marga: He
Pinyin: Hè
Hanzi (Simplified): 贺
Hanzi (Traditional): 賀
Penulisan lain:
– Hak (Kanton)
– Ho (Hokkian & Kanton)
– Hok (Kanton)

Adipati Huan dari Qi, Qi Huan Gong (齐桓公), adalah merupakan keturunan Jiang Taigong (姜太公), yang dikenal juga sebagai Jiang Ziya (姜子牙) atau Jiang Shang (姜尚). Pada masa Musim Semi dan Musim Gugur, dia memiliki keturunan bernama Qi Qingfu (齐庆父). Generasi penerusnya mempergunakan Qing (庆) sebagai nama marga.
Continue reading »

Asal Usul Marga Yan (严)

Asal Usul Marga Yan (严)

Nama marga: Yan
Pinyin: Yán
Hanzi (Simplified): 严
Hanzi (Traditional): 嚴
Penulisan lain:
– Giam (Min Nan)
– Jim (Kanton)
– Ngam
– Nghiem

Terdapat beberapa garis asal usul marga Yan (严).

Pada masa Musim Semi dan Musim Gugur, keluarga keturunan penguasa Zhuang dari negara Chu mempergunakan Zhuang (莊) sebagai nama marga mereka. Pada masa Dinasti Han Timur, untuk menghindari tabu pemakaian nama Kaisar Dinasti Han yakni Mingdi atau Liu Zhuang (刘莊), maka marga Zhuang diubah menjadi Yan (严).
Continue reading »

Memilih Buah Pir Terkecil

Kong Rong adalah anak ke 6 dari 7 bersaudara, yang tinggal di kota Taishan pada masa Dinasti Han Timur. Ayahnya bernama Kong Zhou.

Sejak kecil Kong Rong cerdik, sopan, pintar dan berpengetahuan luas.

Pada suatu hari, datang seorang teman Kong Zhou memberikan sekeranjang buah Pir.

“Anak-anak ayo makan buah Pir,” kata Kong Zhou kepada anak-anaknya.

Kecuali Kong Rong, mereka langsung berebut memilih buah Pir yang paling besar.

“Hentikan!”
Continue reading »

Mayat di Dalam Sumur

Ada seorang lelaki yang hidup pada masa pemerintahan Dinasti Han Timur. Suatu hari dia hilang tanpa jejak apapun.

Beberapa hari kemudian, ada yang memberitahu istrinya bahwa terdapat mayat di dalam sumur.

Sang istri melihat ke dalam sumur, dan berseru, “Oh itu adalah mayat suamiku”, kemudian dia menangis tersedu-sedu.

Kejadian tersebut dengan cepat sampai ke Gubernur Zhang Sheng.
Continue reading »

Cao-E

Berdasarkan legenda, pada suatu tahun di hari ke lima bulan ke lima Imlek selama masa pemerintahan Kaisar An Di dari Dinasti Han Timur, terdapat seorang pria bernama Cao Ding yang sedang menikmati suara ombak.

Suara ombak sungai bagi Cao Ding jauh lebih indah dibandingkan suara dedaunan tertiup angin, juga dibandingkan kemeriahan laskar tentara yang sedang menikmati kemenangan.

Continue reading »