Pujian Hangat Untuk Mendorong Semangat

Pada mulanya, Liu Pin adalah seorang pejabat ibukota. Tetapi kemudian ia dipindahkan menjadi seorang kepala daerah di sebuah pedalaman Tiongkok sebelah barat daya, yang mana pada masa Dinasti Tang pemindahan tugas ke pedalaman adalah sebuah bentuk pembuangan yang sudah umum.

Didekat tempat kerja Liu Pin yang baru, terdapat seorang siswa muda yang berasal dari keluarga polisi.… Baca selengkapnya >>

Patung Singa

Singa merupakan binatang yang memiliki arti penting bagi bangsa Tiongkok. Sepasang patung singa, jantan dan betina, sering terlihat di depan gerbang bangunan-bangunan tradisional bangsa Tiongkok. Sang jantan berada di sebelah kiri dengan cakar kanannya berada di bola, dan sang betina di sebelah kanan dengan cakar kirinya membelai anak singa.… Baca selengkapnya >>

Sedikit Mengenai Feng Shui

Rasanya semua diantara kita pasti pernah mendengar atau bahkan membicarakan masalah Feng Shui. Pada era tahun 80-90 an Feng Shui mulai banyak diminati dan dipelajari lagi. Harus kita akui bahwa keberadaan Feng Shui ternyata cukup berpengaruh, khususnya dalam kehidupan orang Tionghoa dan terbawa sampai di jaman modern ini.… Baca selengkapnya >>

Seekor Kelinci Cerdik Harus Memiliki Tiga Lubang

Pada masa Negara-Negara Berperang, Perdana Menteri Meng Changjun (孟尝君), dari negara Qi, menopang hidup banyak orang di rumahnya. Salah satunya bernama Feng Xuan (冯谖).

Suatu hari, Feng Xuan dikirim untuk mengumpulkan apa yang menjadi hutang dari para petani kepada pemilik tanah, Meng Changjun.… Baca selengkapnya >>

Mengutamakan Kepentingan Umum

Pada akhir masa Negara-Negara Berperang, negara Qin muncul sebagai yang terkuat.

Pada sebuah rapat dengan negara Qin, Lin Xiangru (蔺相如), seorang diplomat, berhasil menggagalkan rencana Qin untuk merebut negaranya, Zhao, dan bahkan menghina Raja Qin.

Atas jasanya, Raja Zhao mengangkat Lin Xiangru menjadi menteri senior, sebuah posisi yang lebih tinggi dari posisi jenderal kepala, yang dipegang Lian Po (廉颇).… Baca selengkapnya >>

Berkah atau kutukan

Di dekat perbatasan utara Tiongkok hidup seorang lelaki yang telah lama berlatih Tao. Dia memiliki seekor kuda yang tanpa alasan pergi ke daerah suku utara. Semua orang menaruh simpati kepadanya.

“Mungkin ini akan berubah menjadi berkah”, kata ayahnya.

Beberapa bulan kemudian, kuda tersebut kembali, bersama seekor kuda bagus dari utara.… Baca selengkapnya >>

Berhenti Di Tengah Jalan

Pada masa Negara-Negara Berperang, di negara Wei hiduplah seorang pria bernama Leyangtsi. Dia sangat sayang kepada sang istri.

Suatu hari, Leyangtsi menemukan sekeping emas pada perjalanan pulang, sehingga dia sangat senang dan berlari secepat mungkin untuk sampai ke rumah. Melihat emas yang ada, sang istri berkata dengan lembut dan bijaksana, “Seperti yang kamu ketahui, seorang lelaki sejati tidak minum dari air curian.… Baca selengkapnya >>