Berkah atau kutukan

Di dekat perbatasan utara Tiongkok hidup seorang lelaki yang telah lama berlatih Tao. Dia memiliki seekor kuda yang tanpa alasan pergi ke daerah suku utara. Semua orang menaruh simpati kepadanya.

“Mungkin ini akan berubah menjadi berkah”, kata ayahnya.

Beberapa bulan kemudian, kuda tersebut kembali, bersama seekor kuda bagus dari utara.… Baca selengkapnya >>

Wu Zetian (武则天)

Wu Zetian (武则天)

Wu Zetian (武则天)

Lahir pada A.D. 624 dari keluarga pejabat pemerintah pada masa pemerintahan Kaisar Gaozu. Ayahnya, Wu Shihuo, dahulu adalah seorang petani, beralih menjadi pedagang kayu, dan kemudian menjadi pejabat.

Tahun A.D. 637, pada masa pemerintahan Kaisar Li Shimin, Nona Wu yang cantik diundang ke istana raja, dan menjadi seorang selir dengan gelar Cairen (orang berbakat), sebuah gelar selir tingkat ke lima.… Baca selengkapnya >>

Xu Ren

Seorang hakim yang jujur di Kabupaten Tangyin.

Saat Yue Fei, Zhang Xian, Wang Gui, Tang Huai dan Niu Gao datang untuk mengikuti ujian kerajaan, ditambah setelah membaca surat pengantar dari Li Chun (李春), ia sangat senang, terlebih lagi setelah melihat bahwa pemuda-pemuda yang datang tampak bersemangat dan memiliki tubuh yang kuat.… Baca selengkapnya >>

Berhenti Di Tengah Jalan

Pada masa Negara-Negara Berperang, di negara Wei hiduplah seorang pria bernama Leyangtsi. Dia sangat sayang kepada sang istri.

Suatu hari, Leyangtsi menemukan sekeping emas pada perjalanan pulang, sehingga dia sangat senang dan berlari secepat mungkin untuk sampai ke rumah. Melihat emas yang ada, sang istri berkata dengan lembut dan bijaksana, “Seperti yang kamu ketahui, seorang lelaki sejati tidak minum dari air curian.… Baca selengkapnya >>

Kertas Lima Warna

Selama masa pergolakan untuk mendirikan Dinasti Han, Liu Bang (刘邦) dibantu oleh banyak pejabat berbakat dan akhirnya memegang takhta.

Pergolakan yang terjadi membuat banyak keluarga tercerai-berai. Demikian pula dengan makam para leluhur, banyak yang hancur dan tidak dikenali.

Setelah menjadi kaisar, Liu Bang terus memikirkan nasib dari makam orang tuanya yang entah dimana posisinya.… Baca selengkapnya >>

Tandu Pengantin

Tandu merupakan salah satu kendaraan yang sering digunakan pada jaman dahulu oleh orang-orang Tionghoa yang kaya, sedangkan yang kurang mampu biasanya naik keledai atau berjalan kaki.

Merupakan sebuah kebanggaan tersendiri jika naik tandu dibandingkan keledai yang seringkali ribut. Pada perayaan-perayaan tertentu, seperti pesta pernikahan, tandu digunakan untuk menghantar pengantin wanita ke rumah pengantin pria, baik oleh orang kaya maupun orang miskin.… Baca selengkapnya >>