Ma Chao (马超)

Nama Lengkap: Ma Mengqi
Lahir: A.D. 176
Meninggal: A.D. 225
Ayah: Ma Teng
Saudara: Ma Xiu (A.D. 178), Ma Tie (A.D. 180)
Sepupu: Ma Dai (A.D. 174)

Anak Ma Teng dan sangat terlatih dalam pertempuran. Ma Chao (马超) menggerakkan tentara sang ayah untuk membalas dendam setelah Cao Cao menipu ayahnya datang ke Ibukota dan membunuhnya bersama Ma Xiu dan Ma Tie. Dengan saudara angkat ayahnya, Han Sui, mereka menyerang Changan dan berhasil menguasai dengan mudah. Setelah menggenggam Changan mereka menyerang Terusan Tong yang sangat strategis. Cao Cao memerintahkan Cao Hong dan Xu Huang memimpin 10.000 tentara untuk berjaga dan bertahan di Terusan Tong untuk 10 hari. Pada hari ke-sembilan Cao Hong tidak dapat bertahan dari tantangan dan hinaan yang diterima sehingga pergi ke medan pertempuran, tetapi berhasil dikalahkan sehingga Terusan Tong hilang dari tangan Cao Cao.

Continue reading »

Lu Xun (陆逊)

Nama Lengkap: Lu Boyan
Lahir: A.D. 183

Seorang terpelajar dan menantu dari Sun Ce. Lu Xun (陆逊) menjadi penerus Lu Su setelah ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi dengan rekomendasi Kan Ze ketika Kerajaan Wu dalam bahaya besar karena serangan-serangan yang dilakukan Liu Bei. Banyak perwira tinggi menolak pengangkatan Lu Xun sebagai Panglima Tertinggi karena berlatar belakang pendidikan bukan militer, namun Sun Quan tetap pada pendiriannya.

Continue reading »

Kaisar Zhengtong (正统)

Kaisar Zhengtong (Hanzi: 正统, 1427-1464) adalah kaisar ke-6 dari Dinasti Ming yang berkuasa tahun 1435 hingga 1449 lalu berkuasa lagi tahun 1457 hingga wafatnya tahun 1464, juga dikenal dengan nama Kaisar Tianshun (天顺), nama yang dipakai setelah restorasinya. Dia terlahir dengan nama Zhu Qizhen (朱祁镇) sebagai anak sulung dari Kaisar Xuande dan Permaisuri Sun.

Continue reading »

Kaisar Jingtai (景泰)

Kaisar Jingtai (Hanzi: 景泰, 1428-1457) adalah kaisar ke-7 dari Dinasti Ming yang memerintah Tiongkok pada tahun 1449 sampai 1457. Nama aslinya adalah Zhu Qiyu (朱祁钰). Ia adalah putra dari Kaisar Xuande dan adik tiri dari Kaisar Zhengtong. Tahun 1449, menyusul terjadinya Insiden Tumubao, dimana kakaknya, Kaisar Zhengtong, kalah perang dan tertawan oleh Esen Khan dari Mongol, ibusuri atas rekomendasi para menteri mengangkatnya sebagai kaisar untuk mengisi kevakuman kuasa. Pada bulan September di tahun yang sama dia menamai rezimnya Jingtai. Setelah bertahta dia mengangkat Yu Qian, seorang menteri yang terkenal akan kejujuran dan ketegasannya, sebagai menteri perang. Yu segera memperkuat angkatan perang Ming untuk menghadapi pasukan Mongol yang terus maju hendak menduduki Beijing. Atas jasa Yu, tentara Mongol berhasil dihalau dan dipaksa untuk mengadakan negosiasi damai serta mengembalikan Zhengtong yang ditawan. Dinasti Ming pun selamat dari kehancuran.

Continue reading »

Permaisuri Dugu Qieluo (独孤伽罗)

Permaisuri Dugu Qieluo (Hanzi: 独孤伽罗, 544-10 September 602) atau yang juga dikenal dengan gelar Permaisuri Xian (献皇后) adalah permaisuri pertama Dinasti Sui, Tiongkok, istri Kaisar Wen dari Sui (Yang Jian). Ia dan suaminya adalah contoh pasangan suami istri kerajaan yang ideal, keduanya telah bersumpah setia selagi muda untuk hidup saling mencintai dan menghormati satu sama lain sampai ajal menjemput. Sejarah mencatat bahwa selama ia hidup Kaisar Wen tidak pernah memiliki seorangpun selir, sebuah hal yang langka dalam kehidupan kaisar-kaisar Tiongkok. Permaisuri Dugu juga sangat berperan dalam kebijakan-kebijakan suaminya mengelola negara. Namun sayang pada tahun-tahun terakhirnya ia mengambil keputusan yang salah dengan mencabut hak waris tahta putra sulungnya, Yang Yong dan mengalihkannya ke Yang Guang yang telah memikatnya dengan kepura-puraan. Yang Guang kelak naik tahta sebagai Kaisar Yang dari Sui yang memerintah sebagai tiran dan akhirnya membawa kehancuran bagi Dinasti Sui.

Continue reading »