Menyalakan Menara Api Untuk Sebuah Senyuman

Kaisar You, kaisar ke 12 dari Dinasti Zhou Barat, adalah seorang kaisar yang tidak bermoral, pemabuk, hidung belang, bodoh dan suka sekali merampas perempuan-perempuan cantik.

Pada suatu hari seorang menteri bernama Bao Xing datang menghadap untuk memberikan nasihat bagi Kaisar You. Namun sayang bukannya menjadi sadar, sebaliknya Kaisar You murka dan memerintahkan agar Menteri Bao Xing dimasukkan ke dalam penjara.

Mengetahui hal tersebut, demi membebaskan sang Ayah, anak Menteri Bao Xing rela menghabiskan banyak waktu, tenaga dan uang untuk mencari perempuan cantik bagi Kaisar You.

Seorang perempuan cantik bernama Bao Si sangat memikat hati Kaisar You. Dan sebagai hadiah, Menteri Bao Xing dibebaskan dari penjara.

Ketika melahirkan anak laki-laki yang bernama Bofu, Bao Si menjadi selir favorit Kaisar You. Dibutakan oleh cinta, Kaisar You memecat Ratu lama, Ratu Shen dan anaknya, Putra Mahkota Jin, dan menjadikan Bao Si sebagai Ratu dengan Bofu sebagai Putra Mahkota.

Semenjak kehadiran Bao Si, Kaisar You tidak pernah lagi mengurusi negara. Namun sayang Bao Si adalah seorang yang tidak pernah tersenyum. Berbagai cara telah dilakukan namun semua itu tetap tidak bisa membuat Bao Si tersenyum. Hal ini merisaukan Kaisar You.

Seorang pejabat Istana bernama Guo Shifu memberikan saran untuk menyalakan Menara Api, “Pada saat Menara Api dinyalakan maka para tuan tanah beserta pasukannya akan datang dari seluruh penjuru negeri secepat mungkin karena mengira ada musuh yang menyerang. Saat mereka tiba dan mengetahui itu hanya tipuan, kejadian itu pasti bisa membuat Ratu Bao Si tersenyum.”

Suatu hari, Kaisar You dan Bao Si sedang berjalan-jalan ke Gunung Li (Lishan), dia memerintahkan, “Keluarkan perintahku: semua Menara Api di puncak gunung harus dinyalakan!”

“Menara Api menyala!”

“Ada musuh menyerang!”

“Segera kirim bala bantuan!”

Melihat Menara Api menyala, maka pasukan dari seluruh negeri bergegas datang.

Namun sesampainya, para tentara terheran-heran dengan keadaan yang aman.

“Mana musuh?”

“Dimana ada musuh?”

Melihat para tuan tanah beserta pasukannya panik dan bingung, Bao Si tertawa.

Kaisar You sangat senang mengetahui bahwa akhirnya Selir kesayangannya tertawa, “Hadiahkan Guo Shifu 10.000 tail emas.”

Para tentara akhirnya kembali pulang dengan perasaan sangat geram karena telah dipermainkan.

Kemudian, Kaisar You memerintahkan hal yang sama berulang-ulang untuk menyenangkan Bao Si.

“Muslihat lagi!”

“Tipuan lagi!”

“Beraninya mempermainkan kita seperti ini?”

Para tuan tanah dan pasukannya menjadi jengkel dan geram.

Tidak lama berselang, Suku Quan Rong (犬戎), satu kelompok etnis di bagian barat laut Tiongkok kuno, benar-benar melancarkan serangan ke Ibukota.

“Cepat nyalakan Menara Api!”, perintah Kaisar You.

Para tentara di penjuru negeri mengetahui Menara Api menyala tetapi mereka mengira Kaisar You sedang mempermainkan mereka lagi.

Kaisar You menunggu bala bantuan tetapi tidak ada yang datang. Akhirnya Ibukota berhasil diduduki Suku Quan Rong (犬戎).

Apakah makna dari cerita ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *