Lautan Samudra

Spread the love

Lautan Samudra

Anak kecil kehilangan sandalnya dilaut. Lalu dia menulis dibibir pantai “Ini laut adalah Pencuri”

Tidak jauh dari situ ada seorang Nelayan yang banyak mendapatkan tangkapan ikan lalu dia menulis dibibir pantai “Ini laut sangat Dermawan!”

Seorang pemuda tenggelam dilaut lalu ibunya yang menangis tersedu-sedu menulis dibibir pantai “Ini laut adalah Pembunuh!”

Seorang kakek memancing dilaut dan mendapatkan beberapa mutiara lalu dia menulis dibibir pantai “Ini laut sangat mulia dan terhormat”

Lalu datang Ombak yang agak tinggi dan menghapus semua tulisan yang ada dibibir pantai.

Kemudian si laut berkata dengan lembut:
“Jangan terlalu memperdulikan komentar-komentar orang lain jika engkau ingin menjadi Lautan Samudra!”

Salinglah berlemah lembut antar sesama mumpung kalian masih hidup.
Hapuskanlah kesalahan agar langgeng persaudaraan dan jangan menghapus persaudaraan karena sebuah kesalahan.
Ketika engkau mendapatkan gangguan dari orang lain jangan berpikir membalasnya dengan yang lebih kuat tetapi pikirkan membalasnya dengan yang lebih baik.
Bangunan rumah yang kokoh dikarenakan bahan-bahan yang berbeda yang saling menguatkan bukan saling meruntuhkan.

Kita tidak akan bisa hidup sendirian tanpa orang lain, lebih-lebih tanpa orang tua kita.
Mari perbaiki diri dengan lebih baik. Kita jadikan diri ini menjadi penyebab baiknya diri kita dan lingkungan sekitarnya.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.