Hoki dan Rejeki Mesti Kita Usahakan

Spread the love

Hoki dan Rejeki Mesti Kita Usahakan

Suatu saat ada seorang pemuda yang baru berumur 20-an tahun, mati kelaparan.

Ketika arwahnya sampai depan Giam Lo Ong (Raja Neraka), seketika Giam Lo Ong heran, kamu mestinya kaya raya, jatah kamu ada 1000 tael emas, dan umur kamu sampai 60 tahun, kok bisa mati muda karena kelaparan?

Dipanggillah Dewa Rejeki datang, Dewa Rejeki bilang, memang ada jatah dia 1000 tael emas, karena saya lihat dia cukup bagus di bidang sastra, maka emas itu saya titip ke Dewa Sastra.

Dipanggillah Dewa Sastra, dia menjawab saya lihat dia agak malas mikir, maka mungkin sastra tidak cocok untuk dia, sedang fisik dia kuat, makanya saya titip emas itu ke Dewa Perang.

Dipanggillah Dewa Perang, dia menjelaskan, memang fisik dia bagus, cocok untuk militer, tetapi dia malas, jadi emas saya titipkan saja ke Dewa Bumi.

Dipanggillah Dewa Bumi, dia menjelaskan, emasnya sudah saya tanam di tanah didepan pintu rumahnya, dengan harapan asal dia mau sedikit saja mencangkul tanah didepan, pasti dapat emas itu. Siapa tahu dia tidak pernah mau mencangkul sedikit pun, karena kemalasannya itulah. Makanya akhirnya dia mati muda karena kelaparan.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.