Tiga Proyek Rekayasa Hidrolik Besar dari Qin

Spread the love

Terusan Zhengguo (Tiga Proyek Rekayasa Irigasi Besar Qin)

Negara Qin (Simplified: 秦国, Traditional: 秦國, Pinyin: Qín Guó), yang kemudian menjadi Dinasti Qin, memberikan sumbangsih sangat besar terhadap kemajuan arsitektur dalam sejarah Tiongkok.

Sistem Irigasi Dujiangyan, Terusan Zhengguo, dan Terusan Ling dikenal sebagai “Tiga Proyek Rekayasa Hidrolik Besar dari Qin”, dan masing-masing sangat revolusioner pada masanya.

Sistem Irigasi & Pengendalian Banjir Dujiangyan (都江堰)

Sistem Irigasi Dujiangyan

Sistem Irigasi Dujiangyan (Simplified: 都江堰, Traditional: 都江堰, Pinyin: Dū Jiāng Yàn) adalah proyek irigasi serta pengendalian banjir yang dibangun di daerah Shu (Simplified: 蜀, Traditional: 蜀, Pinyin: Shǔ). Sekarang Sichuan, Tiongkok. Pengerjaan Sistem Irigasi Dujiangyan dipimpin oleh ahli hidrolik Qin, Li Bing (Simplified: 李冰, Traditional: 李冰, Pinyin: Lǐ Bīng).

Sistem Irigasi Dujiangyan adalah sistem irigasi tanpa bendungan tertua dan satu-satunya yang bertahan di dunia, yang juga merupakan keajaiban dalam perkembangan ilmu pengetahuan Tiongkok. Proyek ini terdiri dari tiga bagian penting, yaitu Yuzui, Feishayan dan Baopingkou yang dirancang secara ilmiah untuk secara otomatis mengontrol aliran air sungai dari pegunungan ke dataran sepanjang tahun.

Yuzui, berbentuk seperti ikan besar yang tergeletak di Sungai Min, adalah sebuah tanggul yang berfungsi untuk membagi Sungai Min menjadi dua bagian, sungai dalam dan sungai luar. Feishayan adalah sistem pelimpah yang mengalihkan pasir dan batu sungai bagian dalam ke sungai bagian luar. Baopingkou, seperti leher botol, digunakan untuk membawa air ke sungai bagian dalam dari Sungai Min. Pada saat yang sama, Baopingkou mengontrol jumlah air masuk.

Ketiga bagian ini berinteraksi satu sama lain dengan sempurna untuk membentuk proyek pemeliharaan air yang efektif. Selama musim air surut, 60% air Sungai Min dibawa ke sungai bagian dalam untuk irigasi sementara 40% air dialirkan ke sungai luar. Situasi terbalik di musim banjir memastikan pasokan air untuk irigasi dan perlindungan dari banjir.

Sistem irigasi Dujiangyan membuat daerah Shǔ menjadi wilayah pertanian yang subur di Tiongkok. Pembangunan proyek ini juga menghilangkan rasa risau dan kuatir masyarakat akan bencana banjir dan memastikan panen yang teratur serta melimpah, sehingga kehidupan masyarakat meningkat.

Terusan Zheng Guo : Dari Sabotase Menjadi Sumber Kemakmuran

Terusan Zhengguo

Terusan Zhengguo (Simplified: 郑国渠, Traditional: 鄭國渠, Pinyin: Zhèng Guó Qú) dinamakan berdasarkan nama perancang dan kepala proyek, Zheng Guo (Simplified: 郑国, Traditional: 鄭國, Pinyin: Zhèng Guó).

Meskipun pada awalnya terdapat tipu muslihat atas pembangunan Terusan Zhengguo, namun penyelesaian proyek ini dapat menghindarkan rakyat sekitar dari banjir yang rutin menerjang, dan membuat daerah sekitar menjadi lahan pertanian yang subur dan produktif.

Terusan tersebut memiliki panjang lebih dari 300-li (150 kilometer) dengan menghubungkan Sungai Jing dan Sungai Luo, anak sungai utara Sungai Weihe.

Berdasarkan bentuk topologi dataran Guanzhong yang tinggi di barat laut dan rendah di tenggara, terusan dibangun dengan punggung dataran barat-ke-timur, yang memungkinkan irigasi berdasarkan gravitasi yang mencakup wilayah yang luas.

Saluran air sepanjang 6 kilometer dengan lebar 20 meter dan tinggi 5 meter dibuat untuk menghubungkan terusan dan mulut pengumpan di Hukou, sebelah barat Gunung Zhongshan.

Untuk memastikan air yang cukup, terusan dirancang untuk menyeberangi sejumlah sungai kecil yang mengisi kembali airnya. Dan beberapa dasar sungai yang dikeringkan di bagian hilir diubah menjadi lahan pertanian yang subur.

Terusan Ling (灵渠)

Terusan Ling

Terusan Ling (Simplified: 灵渠, Traditional: 靈渠, Pinyin: Líng Qú) adalah sistem kanal yang dibangun oleh Shi Lu (Simplified: 史禄, Traditional: 史祿, Pinyin: Shǐ Lù).

Terusan Ling menghubungkan Sungai Xiang, yang mengalir ke utara menuju Sungai Yangzi / Yangtze, dengan Sungai Li, yang mengalir ke selatan menuju Sungai Gui dan Sungai Xi. Dengan demikian Terusan Ling merupakan bagian dari jalur air bersejarah antara Sungai Yangtze dan Delta Sungai Mutiara. Terusan Ling adalah sistem kanal pertama di dunia yang menghubungkan dua lembah sungai.

Terusan Ling merupakan sistem kanal penguncian permukaan air dan kontrol paling awal di dunia, sehingga mampu melakukan kontrol terhadap ketinggian air agar perahu bisa lewat dari Sungai Xiang yang permukaan airnya lebih rendah menuju Sungai Li yang memiliki permukaan air lebih tinggi.

Terusan Ling tidak hanya merupakan salah satu pekerjaan irigasi paling terkenal di Tiongkok kuno, tetapi juga tempat yang indah dengan lanskap yang mempesona.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + five =