Wen Chang Di Jun (文昌帝君), Dewa Kebudayaan dan Sastra

Spread the love

Wen Chang Dijun, Dewa Kebudayaan dan Sastra

Wen Chang Wang (文昌王) atau dikenal juga sebagai Wen Chang Di Jun (文昌帝君), dikenal sebagai Dewa Kebudayaan dan Sastra.

Wen Chang Di Jun (文昌帝君) lahir dengan nama Zhang Ya (張亞), di propinsi Zhejiang, pada jaman Dinasti Tang (唐朝). Dari Zhejiang, beliau kemudian pindah ke propinsi Sichuan bagian timur, prefektur Zitong. Karena kepandaiannya dalam sastra, beliau menjabat sebagai pimpinan upacara pada propinsi itu.

Kisah lain mengatakan bahwa beliau adalah Zhang Ya Zi (張亞子) dari Zitong yang lahir pada jaman Dinasti Jin dan menjabat menteri yang sangat mengutamakan pendidikan. Tetapi beliau gugur dalam peperangan. Beliau diangkat oleh Yu Huang Da Di (玉皇大帝) sebagai Dewa Pelindung Kaum Terpelajar dengan sebutan Zi Tong Di Jun (梓潼帝君) atau Wen Chang Di Jun (文昌帝君). Zi Tong Di Jun berarti Dewa dari Zitong.

Dewa Pendidikan Wen Chang (文昌) terdiri dari 5 Dewa, sedang Wen Chang Di Jun (文昌帝君) adalah yang tertinggi. Selain sebagai Dewa Pelindung Kaum Terpelajar, Wen Chang Di Jun juga dianggap sebagai Wen Cai Shen (文財神).

Wen Chang Wang sering digambarkan sebagai sarjana senior yang ditemani oleh dua asisten, Tianlong (天聾- si Tuli dari langit) dan Diya (地 啞- si bisu dari bumi). Keduanya adalah asisten dan tukang kuda dari Wen Chang Di Jun. Mereka bisu dan tuli, sehingga tidak mungkin membocorkan rahasia tuannya kalau beliau akan memberkahi kepandaian dan kemampuan bersastra pada siapa yang berhak. Berdiri di depan sebelah kanan, ada orang berwajah garang, badannya kecil, membawa pensil Tionghoa (pit) dan satu tangannya lagi membawa gantang atau alat penakar adalah Kui Xing (魁君), salah satu Wen Chang. Di sebelah kiri berdiri seorang tua berjubah merah, Zhu Yi (朱衣), juga salah satu Wen Chang. Di belakang kiri dan kanan berdiri dua orang yang disebut Tian Long (天聋, Si tuli dari langit) dan Di Ya (地啞, Si bisu dari bumi). Wen Chang Di Jun (文昌帝君) sendiri duduk ditengah, berwajah putih, berjubah biru dan memegang Ru-Yi (如玉) atau Tongkat Kumala sebagai lambang kebaikan.

Pemujaan Wen Chang Di Jun di Indonesia juga cukup populer, terbukti dengan banyaknya pemujaan Wen Chang Di Jun di kelenteng-kelenteng Jakarta dan Surabaya.

Wen Chang Di Jun dipuja oleh para sarjana dan mahasiswa yang sedang menyelesaikan pendidikannya. Ada banyak kuil dan tempat pemujaan yang didedikasikan untuk menyembah Wen Chang Wang, yang paling terkenal adalah kuil Wenchang di Zitong, yang terletak di Gunung Qiqu (七曲山). Gunung yang terkenal ini adalah lokasi hutan cemara terbesar di Tiongkok serta asal mula budaya Wen Chang. Karena Sichuan (tempat Gunung Qiqu berada) terutama di selatan, ada ungkapan, “Di Utara ada Konfusius dan di Selatan ada Wen Chang.”

Ada juga dua kuil terkenal yang didedikasikan untuk memuja Wen Chang Di Jun di Taichung: satu di Distrik Beitun, Taichung, tampaknya dibangun pada tahun 1863 sebagai sarana memfasilitasi pembelajaran dalam kelompok orang yang sedang berkembang di sana. Kuil lainnya adalah di distrik Nantun, Taichung, dibangun pada tahun 1825.

Perayaan hari kemuliaan Wen Chang Di Jun (文昌 帝君) setiap tanggal 3 bulan 2 Imlek.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.