Xia Wanchun (夏完淳)

Xia Wanchun (夏完淳-1631-1647) adalah seorang pahlawan remaja Tiongkok pada tahun-tahun terakhir Dinasti Ming. Terlahir dengan bakat yang luar biasa, umur lima tahun sudah bisa membicarakan Kitab Lunyu dan Wujing. Pada usianya yang ke enam sudah fasih bertanya-jawab dengan orang-orang yang lebih tua. Mulai menulis puisi pada usia tujuh tahun dan dua tahun kemudian puisi-puisi itu dikumpulkan dengan judul Dairuji. Di usianya yang masih terbilang muda itu, dia juga sudah bisa berdiskusi tentang masalah-masalah kenegaraan.

Tahun 1644, bangsa Manchu menyerbu Tiongkok dan Dinasti Ming runtuh. Bersama ayahnya, Xia Wanchun yang sudah menginjak usia remaja bergabung dengan kelompok pemberontak melawan Manchu / Dinasti Qing. Sayangnya kelompok pemberontak itu pada akhirnya dikalahkan oleh tentara Qing. Dengan sedih dan putus asa, ayahnya melakukan bunuh diri dengan melompat ke sungai. Sepeninggal ayahnya Xia bergabung dengan kelompok pemberontak lainnya dan menjadi penasehatnya.

Continue reading »

Tie Xuan (铁铉)

Tie Xuan (Hanzi: 铁铉, 1366-1402) adalah seorang jenderal pada awal Dinasti Ming yang terkenal akan kesetiaannya yang tak tergoyahkan pada Kaisar Jianwen. Setelah Jianwen digulingkan oleh pamannya, Zhu Di, ia ditangkap dan dihukum mati.

Tie Xuan dilahirkan di Dengzhou (sekarang Kabupaten Deng, Provinsi Henan), ia berdarah Asia Tengah dan suku Hui, keluarganya adalah warga negara kelas dua pada masa Dinasti Yuan sebagaimana klasifikasi sosial pada masa itu dimana bangsa Mongol adalah warga negara kelas satu, disusul bangsa-bangsa lain dari wilayah taklukan Mongol selain Tiongkok dan bangsa Han sebagai warga negara kelas bawah. Tie lulus dari akademi kekaisaran pada masa pemerintahan Kaisar Hongwu (Zhu Yuanzhang), setelah lulus ia bekerja di wisma komandan militer. Ia selalu menjalankan tugasnya dengan efektif dan penuh disiplin sehingga kaisar pun memberinya nama kehormatan Dingshi (鼎石) sebagai penghargaan kepadanya.

Continue reading »

Shi Kefa (史可法)

Shi Kefa (Hanzi: 史可法, 1601-1645) adalah seorang jenderal dan patriot pada akhir Dinasti Ming, Tiongkok. Ia mempertahankan kota Yangzhou dari serbuan pasukan Manchu hingga akhirnya kota itu jatuh. Shi tetap setia pada Dinasti Ming sampai saat-saat terakhirnya hingga dihukum mati oleh Pangeran Duoduo yang memimpin serangan itu.

Continue reading »

Yue Fei (岳飞)

Yue Fei 1Merupakan seorang sosok yang terkenal dan seorang jenderal yang setia dan berjasa dalam peperangan melawan bangsa Jin / suku Nuzhen.

Yue Fei (岳飞) dilahirkan di desa Yunhe, Kabupaten Tangyin, Xiangzhou, pada tahun A.D. 1103 dari keluarga petani.

Ketika Yue Fei baru berumur tiga hari, banjir datang menyapu. Yue He, ayah Yue Fei, menyelamatkan istri dan anaknya dengan menaruh mereka di dalam tempayan besar. Sementara tempayan itu terapung, Yue He berpegangan pada pinggir tempayan dengan kedua tangannya.

Continue reading »