Li Bing (李冰) : Ahli Teknik Pemeliharaan Air

Spread the love

Li Bing (李冰) : Ahli Teknik Pemeliharaan Air

Li Bing (Simplified: 李冰, Traditional: 李冰, Pinyin: Lǐ Bīng) adalah seorang insinyur pengairan pada masa Negara-Negara Berperang.

Lǐ Bīng diangkat oleh Raja Zhaoxiang dari Qin (Simplified: 秦昭襄王, Traditional: 秦昭襄王, Pinyin: Qín Zhāo Xiāng Wáng) sebagai perfek daerah Shu (Simplified: 蜀, Traditional: 蜀, Pinyin: Shǔ), sekarang daerah Sichuan, Chengdu.

Orang-orang yang tinggal di sepanjang Sungai Min di daerah Shǔ sering dilanda banjir tahunan yang membawa banyak penderitaan.

Lǐ Bīng menemukan akar masalah banjir tahunan ini, yaitu bahwa Sungai Min mengalir secara cepat dari Pegunungan Min dan kemudian tiba-tiba melambat ketika mencapai dataran dan sangat berlumpur. Inilah yang menyebabkan air mudah meluap dan membanjiri kawasan di sekitarnya.

Salah satu solusi adalah dengan membangun bendungan, tetapi Qin ingin tetap menjaga jalur air terbuka bagi kapal militer untuk memasok pasukan di perbatasan, sehingga Lǐ Bīng menggunakan teknik pengendalian air untuk menyelesaikan permasalahan rutin tahunan tersebut.

Li Bing (李冰) : Ahli Teknik Pemeliharaan Air

Sebuah tanggul buatan dibangun untuk mengalihkan sebagian aliran Sungai Min dan kemudian memotong saluran melalui Gunung Yulei untuk mengalirkan kelebihan air ke daerah yang kering.

Proyek pengendalian dan membagi aliran air adalah proyek yang sangat berat dan sulit pada masa tersebut, karena keterbatasan alat-alat. Bubuk mesiu belum ditemukan sehingga tidak dapat menembus batu keras gunung menggunakan bahan peledak. Pekerjaan menembus batu gunung yang keras dilakukan dengan metode panas dan dingin, bebatuan gunung yang keras dipanaskan lalu didinginkan sampai retak, setelah itu mempergunakan alat-alat besi untuk merontokkan.

Sistem Irigasi Dujiangyan (都江堰)

Proyek ini terdiri dari tiga bagian penting, yaitu Yuzui, Feishayan dan Baopingkou yang dirancang secara ilmiah untuk secara otomatis mengontrol aliran air sungai dari pegunungan ke dataran sepanjang tahun.

Yuzui, berbentuk seperti ikan besar yang tergeletak di Sungai Min, adalah sebuah tanggul yang berfungsi untuk membagi Sungai Min menjadi dua bagian, sungai dalam dan sungai luar. Feishayan adalah sistem pelimpah yang mengalihkan pasir dan batu sungai bagian dalam ke sungai bagian luar. Baopingkou, seperti leher botol, digunakan untuk membawa air ke sungai bagian dalam dari Sungai Min. Pada saat yang sama, Baopingkou mengontrol jumlah air masuk.

Ketiga bagian ini berinteraksi satu sama lain dengan sempurna untuk membentuk proyek pemeliharaan air yang efektif. Selama musim air surut, 60% air Sungai Min dibawa ke sungai bagian dalam untuk irigasi sementara 40% air dialirkan ke sungai luar. Situasi terbalik di musim banjir memastikan pasokan air untuk irigasi dan perlindungan dari banjir.

Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun, akhirnya Lǐ Bīng bersama putranya berhasil menyelesaikan proyek pengairan tersebut sehingga tidak ada lagi banjir yang sebelumnya rutin sering terjadi.

Sistem irigasi ini dinamakan Dujiangyan (Simplified: 都江堰, Traditional: 都江堰, Pinyin: Dūjiāngyàn).

Proyek ini meletakkan dasar yang kokoh bagi daerah Shǔ untuk menjadi daerah dengan wilayah pertanian paling produktif, menghilangkan ancaman bencana banjir tahunan, dan memastikan adanya panen yang teratur dan berlimpah.

Kuil Er Wang (二王庙) di Dūjiāngyàn

Generasi selanjutnya membangun Kuil Er Wang (Simplified: 二王庙, Traditional: 二王廟, Pinyin: Èr Wáng Miào) di Dūjiāngyàn untuk memperingati Lǐ Bīng dan putranya, Li Er Lang (Simplified: 李二郎, Traditional: 李二郎, Pinyin: Lǐ Èr Láng).

Setelah menyelesaikan sistem irigasi Dūjiāngyàn, Lǐ Bīng membangun proyek pemeliharaan air di Kota Luoshui, Shifang, Sichuan, dimana kemudian Lǐ Bīng meninggal karena sakit dan dimakamkan di Zhangshan di sebelah Kota Luoshui.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.

three × 3 =