Monthly Archives: December 2007

Sengge Rinchen (僧格林沁)

Sengge Rinchen (Hanzi: 僧格林沁, pinyin: Senggelinqin, 1811-1865) adalah seorang jenderal Tiongkok beretnis Mongol pada akhir Dinasti Qing. Ia berpartisipasi dalam pertempuran-pertempuran besar pada zaman itu seperti Perang Candu II, penumpasan Pemberontakan Taiping dan Nian, dimana ia menemui ajalnya. Sengge Rinchen lahir di Ke’erqin Bendera Hitam Kiri, Mongolia Dalam. Ia berasal dari klan Borjigit, satu klan dengan penakluk besar pada masa lampau, Genghis Khan. Berdasarkan silsilah, ia adalah keturunan ke-26 dari Khabutu Khasar yang tidak lain adalah adik Genghis Khan. Namanya sendiri berasal dari bahasa Tibet yang berarti ‘singa’ (Sengge) dan ‘harta’ (Rinchen). Pada masa muda ia hidup dalam kemiskinan, statusnya baru terangkat ketika diangkat keponakan oleh seorang bangsawan Mongol berkuasa di wilayahnya. Pada tahun 1825, Sengge menerima gelar kebangsawanan Junwang (郡王), yaitu pangeran yang berkuasa di tingkat kabupaten.

Continue reading Sengge Rinchen (僧格林沁)

Tan Sitong (谭嗣同)

Tan Sitong (Hanzi: 谭嗣同, 10 Maret 1865 – 28 September 1898) adalah seorang reformis pada masa akhir Dinasti Qing. Ia adalah tokoh kunci dalam Reformasi Wuxu atau yang juga dikenal dengan nama Reformasi Seratus Hari, sebuah gerakan politik yang bertujuan mereformasi sistem monarki feodal di Tiongkok.

Tan dilahirkan di Liuyang, Provinsi Hunan dari keluarga seorang pejabat rendahan. Ibunya telah meninggal ketika dia kecil sehingga dia hidup di bawah perlakuan buruk ibu tirinya. Sejak usia dini, ia sudah membaca banyak karya literatur dan sudah mengenal berbagai macam filsafat. Bersama ayahnya, dia mengunjungi banyak tempat di Tiongkok dari wilayah utara hingga selatan dan dari sana dia menyaksikan pahit getirnya kehidupan rakyat jelata.

Continue reading Tan Sitong (谭嗣同)

Yang Yichen (杨义臣)

Yang Yichen (Hanzi: 杨义臣, ?-617) adalah seorang jenderal terkenal pada masa Dinasti Sui, Tiongkok. Ia melayani dua kaisar Sui yaitu Kaisar Wen dan putranya, Kaisar Yang. Selama pengabdiannya ia telah meraih sejumlah prestasi militer yang patut dibanggakan seperti mengalahkan suku-suku barbar di utara dan pemberontakan petani. Pada akhir Dinasti Sui, ia adalah salah satu dari sedikit jenderal yang bisa diandalkan untuk menumpas pemberontakan-pemberontakan petani yang merajarela. Sayangnya keberhasilan Yang membuat iri Kaisar Yang, ia akhirnya dinonaktifkan dari militer dan diberi jabatan yang tidak penting. Sejak itu pemberontakan petani makin tidak terkendali, Yang sendiri meninggal tak lama setelahnya dalam kesedihan.

Continue reading Yang Yichen (杨义臣)

Kaisar Song Taizu (宋太祖)

Kaisar Song Taizu (Hanzi: 宋太祖, 21 Maret 927-14 November 976), yang nama aslinya Zhao Kuangyin (赵匡胤), adalah pendiri sekaligus kaisar pertama Dinasti Song, Tiongkok, ia bertahta dari tahun 960 hingga 976.

***

Kehidupan awal

Zhao dilahirkan di Zhuozhou, Provinsi Hebei. Ia adalah keturunan Zhao Ting, pejabat pada akhir Dinasti Tang. Ayahnya, Zhao Hongyin adalah seorang pejabat militer dan ibunya, Nyonya Du, adalah seorang wanita yang bijak. Sejak kecil Zhao telah mempelajari karya-karya klasik, strategi perang dan ilmu bela diri sehingga tumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah, brilian, dan pemberani. Setelah karir ayahnya mulai surut, Zhao yang ketika itu berusia 21 tahun memutuskan untuk meninggalkan kediaman keluarganya untuk mengadu nasib di tempat lain. Ia berkelana kemana-mana untuk mencari pekerjaan dalam pemerintahan namun berulang kali ditolak.

Continue reading Kaisar Song Taizu (宋太祖)

Tie Xuan (铁铉)

Tie Xuan (Hanzi: 铁铉, 1366-1402) adalah seorang jenderal pada awal Dinasti Ming yang terkenal akan kesetiaannya yang tak tergoyahkan pada Kaisar Jianwen. Setelah Jianwen digulingkan oleh pamannya, Zhu Di, ia ditangkap dan dihukum mati.

Tie Xuan dilahirkan di Dengzhou (sekarang Kabupaten Deng, Provinsi Henan), ia berdarah Asia Tengah dan suku Hui, keluarganya adalah warga negara kelas dua pada masa Dinasti Yuan sebagaimana klasifikasi sosial pada masa itu dimana bangsa Mongol adalah warga negara kelas satu, disusul bangsa-bangsa lain dari wilayah taklukan Mongol selain Tiongkok dan bangsa Han sebagai warga negara kelas bawah. Tie lulus dari akademi kekaisaran pada masa pemerintahan Kaisar Hongwu (Zhu Yuanzhang), setelah lulus ia bekerja di wisma komandan militer. Ia selalu menjalankan tugasnya dengan efektif dan penuh disiplin sehingga kaisar pun memberinya nama kehormatan Dingshi (鼎石) sebagai penghargaan kepadanya.

Continue reading Tie Xuan (铁铉)

Qi Jiguang (戚继光)

Qi Jiguang (戚继光; pinyin: Qī Jìgūang; 12 November 1528 – 5 Januari 1588) adalah jendral dan pahlawan nasional Tiongkok semasa Dinasti Ming. Dia terkenal karena kepahlawanannya melawan bajak laut Jepang di pesisir timur Tiongkok, juga karena jasanya memperkuat pertahanan Tembok Besar.

***

Kehidupan awal

Lahir di Luqiao, Shandong dari keluarga bertradisi militer, leluhurnya adalah jendral yang turut membantu Zhu Yuanzhang (pendiri Dinasti Ming) dan gugur dalam perang. Setelah Dinasti Ming berdiri, Zhu Yuanzhang menganugerahi keluarga Qi pos komando di Dengzhou (sekarang distrik Penglai).

Continue reading Qi Jiguang (戚继光)