Wu Kang menebang Pohon Cassia

Seorang lelaki yang pandai, Wu Kang, mula-mulanya adalah seorang petani. Melihat tanamannya dapat tumbuh dengan mudah, dia menganggap bahwa bertani tidak cukup menantang, maka dia berguru pada seorang pembuat perabotan. Karena diberi tahu oleh gurunya bahwa dia akan dapat membuat perabotan yang baik dalam waktu tiga sampai lima tahun mendatang, dia menyerah. Lalu dia bekerja pada sebuah toko dimana kejadian yang serupa dialaminya, sehingga membuatnya menyerah dan memutuskan untuk menjadi Dewa.

Wu Kang lalu hidup di pegunungan dimana dia selalu membuat susah seorang Dewa yang dimintanya untuk mengajarinya. Pertama-tama sang Dewa mengajari mengenai tumbuh-tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit, namun tiga hari kemudian sifat malasnya muncul dan meminta sang Dewa mengajarkan hal lain. Lalu sang Dewa mengajarinya bermain catur, tetapi dalam waktu singkat Wu Kang menjadi tidak bersemangat lagi.

Lalu dia diberi sebuah buku keabadian untuk dipelajari. Namun Wu Kang menjadi bosan kembali dalam waktu beberapa hari, dan dia meminta pergi ke tempat yang baru dan menyenangkan. Sang Dewa tanpa ragu menyarankan pergi ke bulan, dan pada saat kesabaran sang Dewa habis karena tingkah laku Wu Kang, maka sang Dewa meninggalkannya untuk memotong pohon cassia. Pohon cassia tidaklah dapat ditumbangkan dalam waktu satu hari, dan akan tumbuh seperti sediakala pada keesokan harinya. Dan keajaiban itu membuat Wu Kang kehabisan kesabaran untuk menyelesaikan pekerjaannya sehingga dapat pulang ke bumi. Sampai saat ini Wu Kang masih terus berusaha menumbangkan pohon tersebut.

Apakah makna dari cerita ini?

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.
7 Responses
  1. ahwa says:

    orang malas dan mudah menyerah akan membawa kesia-siaan dlm hidup nya

  2. Tony dexter says:

    Wu Kang sebenarnya adalah diri kita yang selalu merasa diri plg benar dan berpikir ingin bs tau pekerjaan TUHAN

  3. Lie Champion says:

    gagal tidak memalukan, yang memalukan setelah gagal tidak mau berusaha lagi.
    Jika kita terus konsisiten dalam menggapai cita cita kita, maka suatu hari pasti kesuksesan akan datang pada kita.

  4. swoosh says:

    merasa pekerjaan yang dikerjakan sulit atau hasilnya lama baru terasa, lantas memutuskan jadi dewa, Wu kang ini betul2 kocak:D

  5. Akamzz says:

    keinginan manusia tidak ada habisnya, selalu mau lebi dan lebih, teteapi kita harus mengimbanginya dengan kerja keras sampai akhir

  6. Lya says:

    biasaxa org yg sperti itu selalu bosan dgn apapun,

  7. khimura says:

    Makna dari cerita ini : menjadi manusia hendak nya selalu bersyukur atas sgala yg telah ada dan berpuas diri…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Notify me of followup comments via e-mail. You can also subscribe without commenting.