Pada jaman dahulu, ada seorang pemuda yang hidup di kota Shouling, propinsi Yan. Suatu hari dia mendengar bahwa penduduk kota Handan mempunyai cara jalan yang anggun. Maka dia pergi ke kota Handan.
Setibanya di kota Handan, pemuda tersebut memperhatikan dengan seksama bagaimana penduduk kota Handan berjalan. Semua perhatiannya tercurah secara penuh. Kadang-kadang dia mencoba mengikuti satu cara dan kadang-kadang cara lainnya.
Dalam jutaan orang Tionghoa yang ada di dunia ini, ternyata yang mengetahui sejarah dan asal usul Tahun Baru Imlek memang tidak banyak. Biasanya mereka hanya merayakannya dari tahun ke tahun bila kalender penanggalan Imlek telah menunjukan tanggal satu bulan satu. Jenis dan cara merayakannya pun bisa berbeda dari satu suku dengan yang lain.
