Tag-Archive for » sincia «

Selamat Tahun Baru Imlek 2565 (31 Januari 2014)

Selamat Tahun Baru Imlek 2565 (31 Januari 2014)

新年快乐 Xin Nian Kuai Le,
身体健康 Shen Ti Jian Kang,
万事如意 Wan Shi Ru Yi。

Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek

Selamat Tahun Baru Imlek 2564 (10 Februari 2013)

Selamat Tahun Baru Imlek 2564 (10 Februari 2013)

新年快乐 Xin Nian Kuai Le,
身体健康 Shen Ti Jian Kang,
万事如意 Wan Shi Ru Yi。

Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek

Selamat Tahun Baru Imlek 2562 (3 Februari 2011)

Selamat Tahun Baru Imlek 2562 (3 Februari 2011)

新年快乐 Xin Nian Kuai Le,
身体健康 Shen Ti Jian Kang,
万事如意 Wan Shi Ru Yi。

Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek

Selamat Tahun Baru Imlek 2561 (14 Februari 2010)

Selamat Tahun Baru Imlek 2561 (14 Februari 2010)

新年快乐 Xin Nian Kuai Le,
身体健康 Shen Ti Jian Kang,
万事如意 Wan Shi Ru Yi。

Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek Selamat Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek 2561

Tahun Baru Imlek 2561 jatuh pada penanggalan masehi 14 Februari 2010.

Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan sebuah perayaan besar bagi masyarakat Tionghoa. Menggantung lentera merah, membunyikan petasan dan menyembunyikan sapu adalah salah satu keunikan dari perayaan ini. Disamping itu, masyarakat Tionghoa juga akan mulai menempel gambar Dewa Penjaga Pintu.

Perayaan Tahun Baru Imlek

Perayaan ImlekDalam jutaan orang Tionghoa yang ada di dunia ini, ternyata yang mengetahui sejarah dan asal usul Tahun Baru Imlek memang tidak banyak. Biasanya mereka hanya merayakannya dari tahun ke tahun bila kalender penanggalan Imlek telah menunjukan tanggal satu bulan satu. Jenis dan cara merayakannya pun bisa berbeda dari satu suku dengan yang lain.

Hal ini dikarenakan luasnya daratan Tiongkok dengan beraneka ragamnya kondisi alam, lingkungan baik secara geografis maupun demografis, belum lagi secara etnis. Ada yang dimulai dengan sembahyang kepada Thian dan para Dewa, serta leluhur, ada pula yang dimulai dengan makan ronde, maupun kebiasaan-kebiasaan lain sebelum saling berkunjung antar sanak saudara sambil tidak lupa membagi-bagi “Ang Pau” untuk anak-anak, yang tentu saja menerimanya dengan penuh kegembiraan.

more »