Shi Kefa (Hanzi: 史可法, 1601-1645) adalah seorang jenderal dan patriot pada akhir Dinasti Ming, Tiongkok. Ia mempertahankan kota Yangzhou dari serbuan pasukan Manchu hingga akhirnya kota itu jatuh. Shi tetap setia pada Dinasti Ming sampai saat-saat terakhirnya hingga dihukum mati oleh Pangeran Duoduo yang memimpin serangan itu.
Tag-Archive for » Sejarah «
Raja dari Kerajaan Wu
Nama Lengkap: Sun Gongtai
Anak: Sun Ce (A.D. 175), Sun Quan (A.D. 182), Sun Yi (A.D. 184), Sun Kuang (A.D. 186), Sun Lang (A.D. 187)
Dikenal sebagai harimau dari Jiangdong. Sun Jian mengukir namanya pada usia yang muda dengan mengalahkan para bajak laut. Ditunjuk sebagai kepala pasukan depan dari tentara gabungan yang melawan Dong Zhuo. Sun Jian sudah hampir berhasil menguasai Terusan Fanshui namun disebabkan hantaran bahan makanan yang tidak sampai oleh Yuan Shu, Sun Jian tidak dapat menduduki Terusan Sishui.
Lokasi penting yang berada di bagian utara dari propinsi Yangzhou. Dengan menggenggam kemenangan di Chibi, Sun Quan memimpin tentara menyerang Hefei. Para jenderal yang mempertahankan Hefei adalah jenderal-jenderal terpercaya Cao Cao. Mereka adalah Zhang Liao, Li Dian dan Yue Jin. Bertiga mereka berhasil menghalangi Sun Quan untuk menguasai Hefei.
Seorang gadis cantik, dia menyetujui rencana Wang Yun untuk memecah belah Lu Bu dan Dong Zhuo agar mereka saling berebut kekuasaan dan menyingkirkan mereka berdua untuk memulihkan kekuasaan Dinasti Han.
Bergelar Pangeran Liang, dari Nanning. Dengan tujuan menjadi pemenang dalam ujian kerajaan, ia memberikan uang suap kepada para penguji utama, semuanya menerima kecuali Zong Ze.
Dalam pertarungan, ia tewas di tangan Yue Fei.
Salah satu pertempuran terkenal dalam masa Tiga Negara yang dapat sebagai contoh bahwa tidak selalu tentara yang berjumlah lebih besar selalu menang. Dengan 70.000 tentara, Cao Cao berhasil memenangkan pertempuran atas sebuah kekuatan besar yang kelihatannya tidak mungkin dikalahkan, 700.000 tentara.
Disamping jumlah pasukan yang jauh lebih kecil, Cao Cao juga mengalami kesulitan perbekalan. Dua kendala ini hampir membuat Cao Cao mundur dari medan perang. Beruntung dia mengikuti nasehat Xun Yu.
Zhou Dong adalah seorang bekas jenderal dan pahlawan terkenal pada masa Dinasti Song. Karena kejujuran dan dedikasi yang tinggi, harus kehilangan murid-muridnya karena difitnah dan dibunuh oleh menteri-menteri jahat. Putra Zhou Dong terbunuh dalam peperangan melawan Suku Liao.
Pada usianya yang telah lanjut, Zhou Dong berkelana sebatang kara, dan akhirnya tinggal di rumah Wang Ming.
Nama Lengkap: Dong Zhongying
Lahir: A.D. 139
Meninggal: A.D. 192
Dianggap sebagai pemimpin terburuk yang pernah ada pada masa Tiga Kerajaan. Meskipun Dong Zhuo mengambil peranan dalam melawan Pemberontakan Selendang Kuning, dia dicatat sebagai orang yang tidak tahu budi, karena tidak ada satu patah katapun yang dikeluarkan setelah Zhang Fei berhasil menolong dirinya dari kepungan Pemberontak Selendang Kuning, bahkan Zhang Fei diacuhkan begitu saja karena Dong Zhou menganggap pangkat Zhang Fei jauh dibawah dirinya.
Pada tahun A.D. 649, Li Zhi naik takhta sebagai Kaisar Gaozong setelah kematian sang ayah, Kaisar Taizong.
Tiga tahun setelah naik takhta, Kaisar Li Zhi memanggil kembali seorang selir ayahnya dari biara sebagai selirnya. Wu Zetian adalah nama dari selir itu.
Semakin demi sedikit Kaisar Li Zhi mulai tergantung kepada Wu Zetian dalam setiap pengambilan keputusan.
Gubernur militer di Hejian.
Jatuhnya Lu-anzhou dan Lianglangguan ke tangan Jin, serta musnahnya pasukan bala bantuan, membuat Zhang Shuye, setelah berunding dengan para perwiranya, berpura-pura menyerah kepada Jin untuk menyelamatkan rakyat dan militer.
Ia berencana menghadang dari belakang saat bangsa Jin dipukul mundur.

