Tag-Archive for » pepatah «

Sesuai Kemampuan Masing-Masing

Han Huang adalah seorang gubernur merangkap komandan dari Tiga Wu, sebuah daratan rendah dekat Sungai Yangtze, pada masa pemerintahan Kaisar Dezong dari Dinasti Tang.

Ia memiliki orang-orang berbakat dan menempatkan mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing pada posisi yang tepat.

more »

Cantik dan Biasa

Oleh: Zhuang Zi

Pada sebuah perjalanan ke negara Song, Yangzi [Yang Zhu] menginap di sebuah penginapan.

Pemilik penginapan memiliki dua orang selir. Selir pertama adalah seorang yang cantik dan menarik sedangkan selir satunya biasa-biasa saja. Yang biasa saja sangat disayang oleh sang suami, sedangkan yang cantik diabaikan.

more »

Berkah atau kutukan

Di dekat perbatasan utara Tiongkok hidup seorang lelaki yang telah lama berlatih Tao. Dia memiliki seekor kuda yang tanpa alasan pergi ke daerah suku utara. Semua orang menaruh simpati kepadanya.

“Mungkin ini akan berubah menjadi berkah”, kata ayahnya.

Beberapa bulan kemudian, kuda tersebut kembali, bersama seekor kuda bagus dari utara. Semua orang mengucapkan selamat kepadanya.

more »

Berhenti di tengah jalan

Pada masa Negara Berperang, di negara Wei hiduplah seorang pria bernama Leyangtsi. Dia sangat sayang kepada sang istri.

Suatu hari, Leyangtsi menemukan sekeping emas pada perjalanan pulang, sehingga dia sangat senang dan berlari secepat mungkin untuk sampai ke rumah. Melihat emas yang ada, sang istri berkata dengan lembut dan bijaksana, “Seperti yang kamu ketahui, seorang lelaki sejati tidak minum dari air curian. Bagaimana kamu bisa mengambil emas tersebut dan membawanya pulang padahal itu bukan milikmu?” Hati Leyangtsi sangat tersentuh, lalu dia segera mengembalikan emas tersebut ke tempat semula.

more »