
Tag-Archive for » kisah «
Pada pesta pernikahan tradisional Tionghoa, pengantin wanita terlihat memakai cadar berwarna merah untuk menutupi muka. Cadar itu biasanya terbuat dari sutra.
Cadar Merah pada Pengantin Wanita Tradisi ini berasal dari masa Dinasti Utara dan Selatan. Dimana pada masa itu para petani wanita mengenakan kain pelindung kepala untuk perlindungan dari terpaan angin atau panasnya matahari ketika sedang bekerja di ladang. Kain itu dapat berwarna apa saja, yang penting mampu menutupi bagian atas kepala. Kebiasaan ini lambat laun menjadi sebuah tradisi.
Uraian Singkat
Menurut legenda Tionghoa, pernah terdapat 10 buah matahari di bumi ini dan masing-masing matahari secara bergiliran menerangi dan memberikan kehangatan ke bumi. Tetapi suatu saat semua matahari muncul secara bersama-sama sehingga menyebabkan bumi hangus karena terlalu panas. Bumi dapat diselamatkan berkat adanya seorang pemanah pemberani bernama Hou Yi yang berhasil memanah jatuh sembilan buah matahari.
Oleh: Lie Zi
Di negara Song terdapat seorang pria yang memelihara monyet. Ia menyayangi monyet-monyet itu dan memelihara dalam jumlah banyak.
Ia dapat memahami monyet-monyet itu dan monyet-monyet itu dapat memahami dirinya. Ia mengurangi jumlah makanan untuk keluarganya demi memuaskan kebutuhan monyet-monyet itu.
Pada jaman dahulu seorang pria dari Chu menjatuhkan pedang miliknya yang bagus ke air secara tidak sengaja karena adanya goncangan pada perahu yang dinaikinya.
“Oh tidak”, dia bersedih, “Apa yang bisa aku lakukan?”.
Mendengar hal itu, sang nahkoda kapal berkata, “Itu tidak masalah, saya akan terjun dan mengambilnya”.
Oleh: Mencius
Ada seorang lelaki yang selalu mencuri ayam tetangganya setiap hari.
“Ini bukan sifat baik”, dia dinasehati.
“Baiklah, saya akan mengurangi jumlahnya”, jawabnya, “Saya hanya akan mencuri satu ayam setiap bulan dan tahun depan saya tidak akan mencuri lagi”.
Oleh: Yin Wen Zi
Ada seorang tua yang rumahnya terletak di sebuah jalan yang ramai. Ia memberikan pembantu laki-lakinya nama panggilan “petarung” dan anjingnya “penggigit”.
Selama tiga tahun tidak ada satu orang pun yang mengunjungi rumahnya.
Pada kesempatan ini marilah mengetahui asal usul dari peribahasa “Menarik tanaman untuk membantunya tumbuh”.
Terdapat seorang laki-laki yang tidak sabar pada masa Dinasti Song. Ia sangat geram dan berharap padi yang ditanamnya tumbuh dengan cepat. Ia berpikir mengenai hal ini siang dan malam. Namun padi tetap tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan.
Oleh: Han Fei Zi
Terdapat seekor ular yang sangat besar dan memiliki dua buah mulut yang saling menggigit, bertarung demi makanan.
Pada jaman dahulu hiduplah seorang pria, bernama Lisheng, yang baru saja menikah dengan seorang wanita yang cantik jelita. Suatu hari, sang istri berpikir bahwa pakaian dari kulit serigala akan membuat dirinya semakin cantik. Sang istri berkata kepada Lisheng dan meminta Lisheng untuk mendapatkan kulit serigala tersebut.
Namun kulit serigala adalah barang langka dan mahal. Lisheng yang tidak berdaya terus berjalan berputar-putar di sekitar desanya. Pada satu kesempatan, seekor serigala melintas. Lisheng langsung berusaha menangkap serigala tersebut dan mendapatkan ekornya.

