Archive for » 2005 «

Li Zhi

Pada tahun A.D. 649, Li Zhi naik takhta sebagai Kaisar Gaozong setelah kematian sang ayah, Kaisar Taizong.

Tiga tahun setelah naik takhta, Kaisar Li Zhi memanggil kembali seorang selir ayahnya dari biara sebagai selirnya. Wu Zetian adalah nama dari selir itu.

Semakin demi sedikit Kaisar Li Zhi mulai tergantung kepada Wu Zetian dalam setiap pengambilan keputusan.

more »

  • Share/Bookmark

Wu Kang menebang Pohon Cassia

Seorang lelaki yang pandai, Wu Kang, mula-mulanya adalah seorang petani. Melihat tanamannya dapat tumbuh dengan mudah, dia menganggap bahwa bertani tidak cukup menantang, maka dia berguru pada seorang pembuat perabotan. Karena diberi tahu oleh gurunya bahwa dia akan dapat membuat perabotan yang baik dalam waktu tiga sampai lima tahun mendatang, dia menyerah. Lalu dia bekerja pada sebuah toko dimana kejadian yang serupa dialaminya, sehingga membuatnya menyerah dan memutuskan untuk menjadi Dewa.

more »

  • Share/Bookmark

Kejatuhan Sebuah Negara

Liu Che adalah seorang kaisar yang sangat berkuasa pada masa Dinasti Han. Disamping mahir dalam politik dan militer, Liu Che juga merupakan seorang sastrawan. Ia membentuk sebuah badan kerajaan yang bertugas mengumpulkan dan memadukan nyanyian-nyanyian rakyat, juga cerita-cerita rakyat.

Seorang ketua rombongan pemusik yang bernama Liyannian merupakan sastrawan yang sangat mahir, dan dapat memadukan banyak karya sastra dengan indah.

more »

  • Share/Bookmark

Wang Ming

Seorang kaya raya dari desa Qilin, Kabupaten Huang, Propinsi Hebei, yang menolong Yue Fei dan ibunya.

Setelah banjir yang melanda desa Yunhe, tempat kelahiran Yue Fei, surut, Wang Ming mengirim orang-orangnya untuk mencari Yue He, ayah Yue Fei. Namun usaha itu tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan.

more »

  • Share/Bookmark

Zhang Shuye

Gubernur militer di Hejian.

Jatuhnya Lu-anzhou dan Lianglangguan ke tangan Jin, serta musnahnya pasukan bala bantuan, membuat Zhang Shuye, setelah berunding dengan para perwiranya, berpura-pura menyerah kepada Jin untuk menyelamatkan rakyat dan militer.

Ia berencana menghadang dari belakang saat bangsa Jin dipukul mundur.

more »

  • Share/Bookmark

Chibi

Chibi adalah tempat pertempuran dimana Cao Cao menderita kekalahan terbesarnya, hanya dalam satu malam tentara yang begitu perkasa menjadi sekumpulan sisa-sisa kapal karam yang terbakar. Terjadi pada Sungai Yangtze dimana kedua belah pihak yang berperang mengambil posisi yang berseberangan.

Tentara Cao Cao yang tidak terbiasa peperangan di air mengalami mabuk karena goncangan-goncangan di kapal, sehingga disetujuinya sebuah usul untuk menggabungkan kapal-kapal yang ada satu sama lain dengan rantai. Ini membuat Cao Cao sangat bangga dan tentaranya tidak mabuk.

more »

  • Share/Bookmark

Sebuah mimpi indah

Pada masa Dinasti Tang, hidup seorang yang bernama Chun Yufen, yang menganggap dirinya orang bijaksana. Namun tidak ada seorangpun yang menganggap Chun Yufen bijaksana. Sehingga membuat Chun Yufen sedih dan bermabuk-mabukan setiap hari.

Suatu hari, dia mabuk dibawah sebuah pagoda tua, di sebelah selatan dari rumahnya. Tidak lama kemudian dia tertidur dan bermimpi.

more »

  • Share/Bookmark

Langit akan runtuh

Oleh: Lie Zi

Pada jaman dahulu ada seorang yang berasal dari Qi, yang sangat gelisah bahwa langit akan runtuh dan bumi akan tenggelam.

Seorang teman yang mencemaskan kegelisahannya, datang menenangkan dia.

more »

  • Share/Bookmark

Li Chun

Seorang hakim daerah yang melakukan ujian tingkat daerah bagi peserta-peserta yang ingin mengikuti ujian kerajaan di ibukota. Merupakan kawan lama Zhou Dong.

Kepandaian dan bakat yang dimiliki Yue Fei membuat kagum Li Chun.

Li Chun menikahkan putrinya dengan Yue Fei.

  • Share/Bookmark

Zheng He

Kapal Zheng HeZheng He (A.D. 1371 – 1435) atau Cheng Ho, adalah seorang pelaut terkenal dari bangsa Tionghoa. Zheng He berlayar ke arah barat sebanyak tujuh kali. Dalam kurun waktu 28 tahun, dia menjelajah lebih dari 50.000 km dan mengunjungi lebih dari 30 negara.

Zheng He mulai berlayar pada tahun A.D. 1405 dari Suzhou. Pelayaran yang dilakukan Zheng He lebih awal hampir satu abad dari rekannya di Eropa. Kapal Zheng He lebih besar dan lebih banyak awaknya daripada yang dimiliki bangsa Eropa. Setiap pengembaraannya bersama lebih dari 200 kapal, dengan 27.000 awak dan berat kapal terbesar adalah 1.500 ton, dibandingkan dengan pelayaran pertama Columbus yang terdiri dari 3 kapal, 87 awak dan berat kapal terbesar adalah 100 ton.

more »

  • Share/Bookmark