Archive for the Category » Tiga Negara «

Nyonya Sun

Adik perempuan Sun Quan dan juga istri ketiga Liu Bei. Dengan berkedok rencana pernikahan, dia digunakan sebagai umpan agar Liu Bei bersedia datang ke Kerajaan Wu untuk dihabisi, namun rencana tersebut bisa diketahui terlebih dahulu oleh Zhuge Liang sehingga memukul balik Sun Quan.

Kegagalan pertama menyebabkan Zhou Yu berusaha menjebak Liu Bei dengan membangun tempat yang mewah bagi Liu Bei dan Nyonya Sun agar Liu Bei terlena dalam kehidupan mewah dan melupakan urusan negara. Namun gagal lagi.

more »

Category: Tiga Negara  Tags: , ,  3 Comments

Nyonya Mi

Juga merupakan istri dari Liu Bei. Selama masa pengungsian penduduk Xinye karena serbuan tentara Cao Cao, dia terpencar dengan membawa Liu Chan, anak Liu Bei, di tengah-tengah kepanikan dan luka yang dialaminya.

Zhao Yun berusaha keras untuk mencari mereka ditengah-tengah kepungan tentara Cao Cao dan akhirnya dapat bertemu.

Karena terluka dan tidak ingin membebani Zhao Yun lebih lanjut, dia memutuskan untuk bunuh diri dengan terjun kedalam sumur, sehingga diharapkan Zhao Yun dapat lebih mudah menembus kepungan musuh untuk menyelamatkan Liu Chan.

Category: Tiga Negara  Tags: , ,  One Comment

Nyonya Gan

Istri dari Liu Bei dan ibu dari Liu Chan yang dikemudian hari menjadi penerus takhta Liu Bei.

Setelah kematian Nyonya Gan, usul pernikahan antara Liu Bei dengan seorang adik perempuan Sun Quan, diajukan oleh Sun Quan.

Nyonya Cai

Istri dari Liu Biao. Ketika Liu Bei masih berlindung dibawah Liu Biao dan ditempatkan di sebuah kota kecil, dia merencanakan untuk membunuh Liu Bei namun tidak berhasil.

Lama sebelum kematian sang suami karena usia lanjut, bersama saudara lelakinya, Cai Mao, mereka memalsukan surat wasiat yang ada sehingga menyebabkan salah seorang anak lelaki Liu Biao, Liu Cong, ditempatkan sebagai Gubernur Jingzhou.

more »

Category: Tiga Negara  Tags: ,  8 Comments

Ma Teng

Nama Lengkap: Ma Shoucheng
Lahir: A.D. 156
Meninggal: A.D. 211
Anak: Ma Chao (A.D. 176), Ma Xiu (A.D. 178), Ma Tie (A.D. 180)
Keponakan: Ma Dai (A.D. 174)

Salah satu panglima yang memenuhi panggilan Cao Cao dalam menumpas Dong Zhuo dan kemudian menjadi penguasa dari Xiliang.

Hidup Ma Teng sangat pendek dan tragis. Hidupnya berakhir dengan tragis karena nama Ma Teng tercantum dalam daftar orang-orang yang ingin melenyapkan Cao Cao.

more »

Ma Chao

Nama Lengkap: Ma Mengqi
Lahir: A.D. 176
Meninggal: A.D. 225
Ayah: Ma Teng
Saudara: Ma Xiu (A.D. 178), Ma Tie (A.D. 180)
Sepupu: Ma Dai (A.D. 174)

Anak Ma Teng dan sangat terlatih dalam pertempuran. Ma Chao menggerakkan tentara sang ayah untuk membalas dendam setelah Cao Cao menipu ayahnya datang ke Ibukota dan membunuhnya bersama Ma Xiu dan Ma Tie. Dengan saudara angkat ayahnya, Han Sui, mereka menyerang Changan dan berhasil menguasai dengan mudah. Setelah menggenggam Changan mereka menyerang Terusan Tong yang sangat strategis. Cao Cao memerintahkan Cao Hong dan Xu Huang memimpin 10.000 tentara untuk berjaga dan bertahan di Terusan Tong untuk 10 hari. Pada hari ke-sembilan Cao Hong tidak dapat bertahan dari tantangan dan hinaan yang diterima sehingga pergi ke medan pertempuran, tetapi berhasil dikalahkan sehingga Terusan Tong hilang dari tangan Cao Cao.

more »

Lu Xun

Nama Lengkap: Lu Boyan
Lahir: A.D. 183

Seorang terpelajar dan menantu dari Sun Ce. Lu Xun menjadi penerus Lu Su setelah ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi dengan rekomendasi Kan Ze ketika Kerajaan Wu dalam bahaya besar karena serangan-serangan yang dilakukan Liu Bei. Banyak perwira tinggi menolak pengangkatan Lu Xun sebagai Panglima Tertinggi karena berlatar belakang pendidikan bukan militer, namun Sun Quan tetap pada pendiriannya.

more »

Bab 1 Bagian 2: Bersama Menghancurkan Pemberontak

Setelah bersumpah menjadi saudara dan berhasil merekrut pasukan pertamanya pada keseokan harinya 3 saudara itu mulai mempersiapkan diri mereka semua untuk maju kemedan perang melawan para pemeberontak.

Setelah senjata dikumpulkan dan dibagi-bagikan mereka sadar bahwa mereka tidak memiliki kuda seekorpun. Tetapi mereka di gembirkan oleh kabar bahwa ada seorang pedangang kuda yang barus memasuki kota.

“Langit membantu kita”, kata Liu Bei.

3 saudara tersebut menyambut sang pedangang kuda tadi. Mereka adalah Zhang Shi Ping dan Su Shuang dari ZhongShan. Mereka pergi kedaerah utara setiap tahunnya untuk membeli kuda. Mereka sekarang sedang dalam perjalanan pulang karena adanya pemberontakan dimana-mana. 3 saudara itu mengundang mereka pergi ke tanah pertanian Zhang Fei dan menjamu mereka dengan arak. Liu Bei lalu menceritakan rencana mereka untuk berjuang mengembalikan kedamaian bagi rakyat. Kedua pedagang itu sangat bersimpati dan akhirnya memberikan 50 kuda, 500 ons emas dan perak, 1500 pon besi baja untuk dibuat senjata.

more »

Bab 1 Bagian 1: 3 Pendekar Bersumpah Menjadi Saudara

Di Kota Zhou hiduplah seorang yang sangat bersemangat, Dia bukanlah seorang pelajar kutu buku tetapi Wawasannya sangat luas dan pikirannya terbuka untuk banyak hal. Bicaranya tidak banyak dan pembawaanya sangat tenang. Tubuhnya Tinggi Tegap, matanya besar dan kupingnya lebar, tanganya kuat dan bahunya lebar serta memiliki bibir berwana kemerahan dan muka yang tidak pucat, matanya bersinar penuh dengan semangat yang ada di dalam dirinya.

Dia adalah keturunan dari pangeran Sheng dari ZhongShan yang ayahnya adalah Kaisar JING (memerintah dari thn 157 SM-141 SM),kaisar ke 4 dinasti Han. Dia bernama Liu Bei. Lama sebelumnya salah satu kakeknya pernah menjadi gubernur didaerah itu, tetapi kehilangan jabatannya akibat kesalah yang dilakukannya pada suatu upacara kerajaan. Ayahnya adalah Liu Hong, seorang pelajar dan pejabat yang jujur tetapi seperti semua layaknya pejabat yang jujur waktu itu maka dia mati muda dan meninggalkan keluarganya hidup dalam kemiskinan dan Liu Bei terkenal karena dia sangat hormat kepada ibunya.

more »

Lu Su

Nama Lengkap: Lu Zijing
Lahir: A.D. 172
Meninggal: A.D. 217

Dipilih oleh Zhou Yu sebagai penerus untuk menduduki posisi Panglima Tertinggi pada Kerajaan Wu. Lu Su memiliki sifat yang lebih tabah dan tenang daripada Zhou Yu. Lu Su pernah memberikan nasehat kepada Zhou Yu agar lebih memperhatikan masalah mempertahankan Kerajaan Wu dari serangan Cao Cao daripada memikirkan bagaimana melenyapkan Zhuge Liang.

more »