Archive for the Category » Dinasti Qing «

Kong Youde (孔有德)

Kong Youde (Hanzi: 孔有德, ?-1652) adalah seorang jenderal Dinasti Ming yang kemudian membelot pada bangsa Manchu. Ia banyak memberikan kontribusi bagi Dinasti Qing setelah bangsa Manchu memasuki Tiongkok, namun bagi orang Han / Tionghoa ia dianggap sebagai pengkhianat.

Kong lahir di Liaodong (sekarang Liaoning) dari keluarga penambang. Di masa muda ia pernah menjadi bajak laut. Kemudian bergabung dengan tentara Ming di bawah komando Mao Wenlong. Setelah Mao Wenlong dihukum mati oleh Yuan Chonghuan, wakilnya, Chen Jisheng menggantikannya memegang komando atas pasukan itu, namun tidak lama kemudian terjadi pemberontakan yang merenggut nyawa Chen. Kong lalu bergabung dengan pasukan yang dipimpin oleh inspektur militer kerajaan, Sun Yuanhua.

more »

Shi Lang (施琅)

Shi Lang (Hanzi: 施琅, 1621-1696) adalah laksamana Dinasti Ming yang kemudian membelot pada Dinasti Qing. Dia adalah komandan kepala dari armada angkatan laut Qing yang menaklukkan keluarga Zheng dan menyatukan kembali Taiwan yang telah bertahun-tahun sebelumnya menjadi basis perlawanan terhadap pemerintah Qing.Shi lahir dari keluarga terkemuka di Jinjiang, provinsi Fujian. Sejak usia muda ia telah mendalami strategi militer. Shi sangat cakap dalam seni berperang di laut, ia mengetahui cara-cara mengambil keuntungan dari pergerakan angin dan gelombang laut. Setelah mengikuti beberapa operasi militer di tingkat lokal, ia bergabung dengan armada pimpinan Zheng Zhilong sebagai kapten sayap kiri. Selama awal tahun 1640an, ia mengabdikan dirinya bagi keluarga Zheng, disana ia juga pernah terlibat perselisihan dengan Zheng Chenggong, putra Zheng Zhilong. Pembelotannya pada Qing tahun 1646 membuat murka keluarga Zheng. Zheng Jing, putra Zheng Chenggong, menghukum mati ayah, saudara laki-laki, dan putra Shi sebagai hukumannya.

more »

Ibusuri Xiaozhuang (孝庄文皇后)

Ibusuri Xiaozhuang (Hanzi: 孝庄文皇后, 28 Maret 1613-27 Januari 1688) adalah istri dari Huang Taiji, pendiri Dinasti Qing. Ia adalah salah satu figur yang berpengaruh pada masa awal berdirinya dinasti itu. Ia menjadi wali atas putranya, Kaisar Shunzhi dan cucunya, Kaisar Kangxi, yang naik tahta pada usia dini. Kedua kaisar itu dibantunya dalam mengurus pemerintahan hingga dewasa dan menjadi penguasa yang mandiri. Dalam sejarah Tiongkok, Ibusuri Xiaozhuang adalah salah satu tokoh wanita yang dihormati karena kebijaksanaan dan kepiawaiannya dalam politik.

more »

Sengge Rinchen (僧格林沁)

Sengge Rinchen (Hanzi: 僧格林沁, pinyin: Senggelinqin, 1811-1865) adalah seorang jenderal Tiongkok beretnis Mongol pada akhir Dinasti Qing. Ia berpartisipasi dalam pertempuran-pertempuran besar pada zaman itu seperti Perang Candu II, penumpasan Pemberontakan Taiping dan Nian, dimana ia menemui ajalnya. Sengge Rinchen lahir di Ke’erqin Bendera Hitam Kiri, Mongolia Dalam. Ia berasal dari klan Borjigit, satu klan dengan penakluk besar pada masa lampau, Genghis Khan. Berdasarkan silsilah, ia adalah keturunan ke-26 dari Khabutu Khasar yang tidak lain adalah adik Genghis Khan. Namanya sendiri berasal dari bahasa Tibet yang berarti ‘singa’ (Sengge) dan ‘harta’ (Rinchen). Pada masa muda ia hidup dalam kemiskinan, statusnya baru terangkat ketika diangkat keponakan oleh seorang bangsawan Mongol berkuasa di wilayahnya. Pada tahun 1825, Sengge menerima gelar kebangsawanan Junwang (郡王), yaitu pangeran yang berkuasa di tingkat kabupaten.

more »

Tan Sitong (谭嗣同)

Tan Sitong (Hanzi: 谭嗣同, 10 Maret 1865 – 28 September 1898) adalah seorang reformis pada masa akhir Dinasti Qing. Ia adalah tokoh kunci dalam Reformasi Wuxu atau yang juga dikenal dengan nama Reformasi Seratus Hari, sebuah gerakan politik yang bertujuan mereformasi sistem monarki feodal di Tiongkok.

Tan dilahirkan di Liuyang, Provinsi Hunan dari keluarga seorang pejabat rendahan. Ibunya telah meninggal ketika dia kecil sehingga dia hidup di bawah perlakuan buruk ibu tirinya. Sejak usia dini, ia sudah membaca banyak karya literatur dan sudah mengenal berbagai macam filsafat. Bersama ayahnya, dia mengunjungi banyak tempat di Tiongkok dari wilayah utara hingga selatan dan dari sana dia menyaksikan pahit getirnya kehidupan rakyat jelata.

more »

Lin Zexu (林则徐)

Lin Zexu (Hanzi: 林则徐, 30 Agustus 1785-22 November 1851) adalah pejabat jujur yang hidup pada masa Kaisar Daoguang dari Dinasti Qing, dia juga adalah seorang filsuf, ahli kaligrafi dan penyair. Ia terkenal akan perjuangannya menentang perdagangan opium di Tiongkok oleh bangsa-bangsa asing. Melihat negara semakin terpuruk karena harta negara terus mengalir ke Inggris untuk membeli obat terlarang itu dan kondisi bangsanya yang menyedihkan karena ketergantungan akan opium, Lin bertekad menumpas obat terlarang tersebut. Usahanya ini pada akhirnya memicu Perang Candu antara Tiongkok dan Inggris.

more »