Archive for the Category » Dinasti Ming «

Kong Youde (孔有德)

Kong Youde (Hanzi: 孔有德, ?-1652) adalah seorang jenderal Dinasti Ming yang kemudian membelot pada bangsa Manchu. Ia banyak memberikan kontribusi bagi Dinasti Qing setelah bangsa Manchu memasuki Tiongkok, namun bagi orang Han / Tionghoa ia dianggap sebagai pengkhianat.

Kong lahir di Liaodong (sekarang Liaoning) dari keluarga penambang. Di masa muda ia pernah menjadi bajak laut. Kemudian bergabung dengan tentara Ming di bawah komando Mao Wenlong. Setelah Mao Wenlong dihukum mati oleh Yuan Chonghuan, wakilnya, Chen Jisheng menggantikannya memegang komando atas pasukan itu, namun tidak lama kemudian terjadi pemberontakan yang merenggut nyawa Chen. Kong lalu bergabung dengan pasukan yang dipimpin oleh inspektur militer kerajaan, Sun Yuanhua.

more »

Kaisar Wanli (Zhu Yijun)

Kaisar Wanli (Hanzi: 万历, 1563-1620) adalah kaisar ke-13 dari Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1572 hingga 1620, pemerintahannya adalah yang terpanjang diantara ke-enambelas kaisar Ming. Pada masa pemerintahannya Dinasti Ming mengalami penurunan drastis. Dia terlahir dengan nama Zhu Yijun(朱翊鈞), putra ke-3 Kaisar Longqing.

***

Kehidupan awal

Zhu Yijun sebenarnya seorang anak yang cerdas sejak kecil. Suatu ketika dia melihat ayahnya memacu kuda dengan sangat kencang dan berseru padnya, “Ayahanda kaisar, engkau adalah penguasa di bumi, hal yang tidak baik akan terjadi bila ayah berkuda sekencang itu !”. Umurnya baru enam tahun ketika berkata demikian, Longqing sangat terkesan dengan sikapnya itu, dia segera turun dari kuda dan menggelarinya putra mahkota.

more »

Li Dingguo (李定国)

Li Dingguo (Hanzi:李定国)(1621-1662) adalah pemberontak anti-Qing pada awal berdirinya dinasti itu. Ia lahir di Yan’an, Provinsi Shaanxi dari sebuah keluarga miskin. Walau demikian ia seorang yang cerdas dan gemar membaca, terutama seni berperang dan sejarah. Dia bergabung dengan pemberontakan petani Daxi yang dipimpin oleh Zhang Xianzhong dan menjadi anak angkatnya. Pasukan itu berkuasa di Sichuan dan sekitarnya, dia juga salah satu dari empat jendral terbaik Zhang. Setelah kematian ayah angkatnya, Li, Sun Kewang, Liu Wenxiu, dan Ai Nengqi mengabdi pada Zhu Youlang (Kaisar Yongli), salah satu pangeran Dinasti Ming yang mengklaim diri sebagai kaisar Ming Selatan.

Li dengan pasukan gajahnya yang terkenal berhasil merebut daerah-daerah yang diduduki Manchu di selatan Tiongkok. Dia juga berhasil membunuh beberapa jendral-jendral Dinasti Qing yang terkenal seperti Li Hui dan Kong Youde.

more »

Kaisar Longqing (Zhu Zaihou)

Kaisar Longqing (Hanzi: 隆庆, 1537-1572) adalah kaisar ke-12 dari Dinasti Ming yang bertahta selama enam tahun yaitu dari tahun 1567-1572. Terlahir dengan nama Zhu Zaihou (朱載垕), adalah anak ketiga dari Kaisar Jiajing. Tahun 1539 diberi gelar Pangeran Yu. Setelah Jiajing mangkat tahun 1567 dia menjadi meneruskan tahtanya, rezimnya diberi nama Longqing.

***

Pemerintahan

Begitu naik tahta, Longqing segera mengambil tindakan untuk memperbaiki segala sesuatu yang tidak benar selama pemerintahan ayahnya yang panjang. Dia mereformasi pemerintahannya dengan menghukum para penjilat dari pemerintahan ayahnya dan mempekerjakan pejabat-pejabat bersih untuk mengatasi situasi. Jendral Qi Jiguang yang pernah berjasa menghalau bajak laut Jepang dari pesisir timur diperintahkan untuk memperkuat pertahanan di Tembok Besar. Negarawan ulung, Gao Gong dan Zhang Juzheng diperintahkan mengadakan negosiasi damai dengan Mongol. Aktivitas perdagangan pun dibuka lagi di perbatasan sehingga hubungan antara Tiongkok dan Mongol yang telah membeku selama berabad-abad pun mulai menghangat kembali. Hal ini menciptakan stabilitas di sepanjang perbatasan utara.

more »

Kaisar Jiajing (Zhu Houcong)

Kaisar Jiajing (Hanzi: 嘉靖, 1507-1567) adalah kaisar ke-11 dari Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1521 sampai 1567. Terlahir dengan nama Zhu Houcong (朱厚熜). Dia adalah anak sulung dari Zhu Youyuan dan sepupu dari kaisar sebelumnya, Zhengde. Dia menjadi kaisar setelah Zhengde mangkat tanpa meninggalkan keturunan.

***

Awal pemerintahan

Setelah naik tahta, tahun-tahun awal pemerintahannya berjalan cukup baik. Dia membatalkan kebijakan-kebijakan yang merugikan dari rezim Zhengde dan menyingkirkan pejabat dan kasim-kasim korup dari tubuh pemerintahan. Jiang Bin, pejabat militer yang jahat juga dieksekusi atas perintahnya. Selain itu dia juga memerintahkan pemotongan pajak di daerah-daerah yang dilanda bencana alam. Wanita-wanita yang ditawarkan padanya sebagai hadiah dikirim pulang.

more »

Kaisar Zhengde (Zhu Houzhao)

Kaisar Zhengde (Hanzi: 正德, 1491-1521) adalah kaisar Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1505 sampai 1521. Dia adalah satu-satunya putra Kaisar Hongzhi yang tersisa, saudaranya meninggal saat masih bayi. Terlahir dengan nama Zhu Houzhao (朱厚照). Tidak seperti ayahnya yang bijak, Zhengde dikatakan sebagai kaisar Ming yang bermoral paling bejat.

***

Pemerintahan

Zhengde mendapat gelar sebagai putra mahkota tahun 1492. Dia menjadi kaisar tahun 1505 setelah ayahnya mangkat dan menamai rezimnya Zhengde. Dia mempercayai pejabat-pejabat korup dan menyimpan banyak wanita di istana belakang. Zhengde banyak menghabiskan waktunya bermain wanita. Bosan dengan wanita-wanita di istananya, dia memerintahkan wanita-wanita dari Asia Barat dan Tengah dibawakan untuknya. Setelah merasa jenuh dengan mereka, dia memerintahkan wanita-wanita dari rumah pejabat-pejabatnya dibawa padanya.

more »

Kaisar Chenghua (Zhu Jianshen)

Kaisar Chenghua (Hanzi: 成化, 1447-1487) adalah kaisar ke-8 dari Dinasti Ming yang memerintah tahun 1464 sampai 1487. Dia adalah anak sulung Kaisar Zhengtong, terlahir dengan nama Zhu Jianjun, setelah ayahnya kembali naik tahta namanya diubah menjadi Zhu Jianshen (朱见深).

**

Kehidupan awal

Ketika berumur dua tahun, ayahnya, Kaisar Zhengtong ditawan oleh Mongol dalam insiden Tumubao. Tahun berikutnya setelah ayahnya kembali ke daratan tengah, namun pamannya, Kaisar Jingtai yang menjadi naik tahta untuk mengisi kevakuman kuasa menjadikannya tahanan rumah. Bersama ayahnya, dia turut menjalani masa tahanan ini selama kurang-lebih tujuh tahun. Selama itu dia hidup di bawah bayang-bayang pamannya, gelar putra mahkotanya dicabut dan dialihkan pada anak Jingtai. Tahun 1457, ayahnya kembali merebut tahta dan gelarnya sebagai putra mahkota dipulihkan sehari sebelum kematian pamannya di tahun yang sama.

more »

Kaisar Hongzhi (Zhu Youtang)

Kaisar Hongzhi (Hanzi: 弘治, 30 Juli 1470-8 Juni 1505) adalah kaisar Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1487 sampai 1505. Terlahir dengan nama Zhu Youtang (朱祐樘), adalah anak dari Kaisar Chenghua dari selirnya yang bermarga Ji. Dia adalah kaisar masa pertengahan Ming yang bijaksana dan cinta damai, selama masa pemerintahannya Tiongkok stabil dan makmur sehingga masa ini disebut abad perak Hongzhi.

more »

Kaisar Zhengtong (Zhu Qizhen)

Kaisar Zhengtong (Hanzi: 正统, 1427-1464) adalah kaisar ke-6 dari Dinasti Ming yang berkuasa tahun 1435 hingga 1449 lalu berkuasa lagi tahun 1457 hingga wafatnya tahun 1464, juga dikenal dengan nama Kaisar Tianshun (天顺), nama yang dipakai setelah restorasinya. Dia terlahir dengan nama Zhu Qizhen (朱祁镇) sebagai anak sulung dari Kaisar Xuande dan Permaisuri Sun.

more »

Kaisar Jingtai (Zhu Qiyu)

Kaisar Jingtai (Hanzi: 景泰, 1428-1457) adalah kaisar ke-7 dari Dinasti Ming yang memerintah Tiongkok pada tahun 1449 sampai 1457. Nama aslinya adalah Zhu Qiyu (朱祁钰). Ia adalah putra dari Kaisar Xuande dan adik tiri dari Kaisar Zhengtong. Tahun 1449, menyusul terjadinya Insiden Tumubao, dimana kakaknya, Kaisar Zhengtong, kalah perang dan tertawan oleh Esen Khan dari Mongol, ibusuri atas rekomendasi para menteri mengangkatnya sebagai kaisar untuk mengisi kevakuman kuasa. Pada bulan September di tahun yang sama dia menamai rezimnya Jingtai. Setelah bertahta dia mengangkat Yu Qian, seorang menteri yang terkenal akan kejujuran dan ketegasannya, sebagai menteri perang. Yu segera memperkuat angkatan perang Ming untuk menghadapi pasukan Mongol yang terus maju hendak menduduki Beijing. Atas jasa Yu, tentara Mongol berhasil dihalau dan dipaksa untuk mengadakan negosiasi damai serta mengembalikan Zhengtong yang ditawan. Dinasti Ming pun selamat dari kehancuran.

more »