Sep 5

Kaisar Zhengde (Hanzi: 正德, 1491-1521) adalah kaisar Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1505 sampai 1521. Dia adalah satu-satunya putra Kaisar Hongzhi yang tersisa, saudaranya meninggal saat masih bayi. Terlahir dengan nama Zhu Houzhao (朱厚照). Tidak seperti ayahnya yang bijak, Zhengde dikatakan sebagai kaisar Ming yang bermoral paling bejat.

***

Pemerintahan

Zhengde mendapat gelar sebagai putra mahkota tahun 1492. Dia menjadi kaisar tahun 1505 setelah ayahnya mangkat dan menamai rezimnya Zhengde. Dia mempercayai pejabat-pejabat korup dan menyimpan banyak wanita di istana belakang. Zhengde banyak menghabiskan waktunya bermain wanita. Bosan dengan wanita-wanita di istananya, dia memerintahkan wanita-wanita dari Asia Barat dan Tengah dibawakan untuknya. Setelah merasa jenuh dengan mereka, dia memerintahkan wanita-wanita dari rumah pejabat-pejabatnya dibawa padanya.

Read the rest of this entry »

Sep 2
Yi Yin
icon1 Glent | icon2 Dinasti Shang | icon4 09 2nd, 2008| icon3No Comments »

Yi Yin (Hanzi: 伊尹, 1648 SM-1549 SM) adalah negarawan yang turut membantu Cheng Tang mendirikan Dinasti Shang. Pengaruhnya pada masa-masa awal Dinasti Shang sangat besar.

***

Kehidupan awal

Yi berasal dari golongan budak yang bekerja untuk istri Tang. Walaupun seorang budak, Yi dikaruniai otak yang cerdas, ia belajar dan memahami karya-karya klasik dan strategi dari lingkungan istana tempatnya bekerja. Belakangan ia bekerja sebagai koki di istana Tang. Dalam suatu kesempatan, Tang sangat terkesan ketika bercakap-cakap dengannya mengenai masakan. Yi mengatakan bahwa untuk memasak dengan baik jangan menaburkan garam terlalu banyak atau terlalu sedikit, dengan campuran bahan-bahan yang tepat maka terciptalah makanan yang lezat, hal ini sama dengan mengatur negara, seorang penguasa tidak dapat memerintah dengan baik kecuali dia dapat bertindak rasional dan tepat. Mendengar itu, Tang menyadari bahwa Yi mempunyai bakat besar, maka ia mencabut status budaknya dan memberikan jabatan sebagai menteri.

Read the rest of this entry »

Sep 2

Kaisar Zhang dari Han (Hanzi: 汉章帝, 57-88) yang nama aslinya Liu Da (刘炟), adalah kaisar ke-3 Dinasti Han Timur, Tiongkok. Ia adalah seorang pemimpin yang rajin dan pekerja keras. Ia mengurangi pajak dan menaruh perhatian besar terhadap masalah negara. Selain itu ia juga memangkas pengeluaran pemerintah dan mempromosikan Konfusianisme. Akibatnya pada masa pemerintahannya, rakyat hidup makmur dan kebudayaan Tiongkok berkembang pesat. Masa pemerintahannya dan ayahnya (Kaisar Ming dari Han) dianggap sebagai abad keemasan Dinasti Han Timur dan dikenal dengan nama Zaman Ming-Zhang (明章之治).Pada masa pemerintahannya pula, Tiongkok meluaskan pengaruhnya hingga ke luar negeri. Jenderal Ban Chao memimpin pasukan Han ke barat menyeberangi Laut Kaspia hingga ke wilayah yang kini adalah negara Ukraina dengan misi memerangi suku barbar Xiongnu yang sering mengganggu rute perdagangan Jalan Sutera. Ekspedisi militer ke barat ini membuka hubungan antara Tiongkok dengan Kekaisaran Parthia (sekarang Iran), Tiongkok juga mengirim duta besarnya ke Roma.

Kaisar Zhang adalah kaisar bijak terakhir Dinasti Han Timur. Para penerusnya tidak lebih dari penguasa-penguasa dungu yang dikendalikan oleh para kasim dan keluarga kaisar dari pihak ibu. Hal ini tidak lepas dari kesalahannya memberikan kekuasaan pada kerabat kekaisaran dari pihak ibu dan istrinya yang menjadi bibit penyalahgunaan wewenang oleh keluarga kekaisaran.

Read the rest of this entry »

Aug 15
Nyonya Wu
icon1 Delta | icon2 Tiga Negara | icon4 08 15th, 2008| icon3No Comments »

Bersama dengan adiknya, Nyonya Wu menikah dengan Sun Jian. Dia adalah ibu dari Sun Quan.

Tidak mengetahui rencana pengambilalihan Jingzhou dengan mengundang Liu Bei datang ke Kerajaan Wu dan membunuhnya. Dia sangat gelisah atas rencana Sun Quan yang ingin membunuh Liu Bei setelah datang ke Kerajaan Wu. Tuan Qiao, ayah dari Qiao bersaudara, memberi nasehat apabila Liu Bei dibunuh, maka anak perempuan Nyonya Wu akan menjadi janda.

Read the rest of this entry »

Aug 11
Nyonya Sun
icon1 Delta | icon2 Tiga Negara | icon4 08 11th, 2008| icon32 Comments »

Adik perempuan Sun Quan dan juga istri ketiga Liu Bei. Dengan berkedok rencana pernikahan, dia digunakan sebagai umpan agar Liu Bei bersedia datang ke Kerajaan Wu untuk dihabisi, namun rencana tersebut bisa diketahui terlebih dahulu oleh Zhuge Liang sehingga memukul balik Sun Quan.

Kegagalan pertama menyebabkan Zhou Yu berusaha menjebak Liu Bei dengan membangun tempat yang mewah bagi Liu Bei dan Nyonya Sun agar Liu Bei terlena dalam kehidupan mewah dan melupakan urusan negara. Namun gagal lagi.

Read the rest of this entry »

Aug 9
Nyonya Mi
icon1 Delta | icon2 Tiga Negara | icon4 08 9th, 2008| icon3No Comments »

Juga merupakan istri dari Liu Bei. Selama masa pengungsian penduduk Xinye karena serbuan tentara Cao Cao, dia terpencar dengan membawa Liu Chan, anak Liu Bei, di tengah-tengah kepanikan dan luka yang dialaminya.

Zhao Yun berusaha keras untuk mencari mereka ditengah-tengah kepungan tentara Cao Cao dan akhirnya dapat bertemu.

Karena terluka dan tidak ingin membebani Zhao Yun lebih lanjut, dia memutuskan untuk bunuh diri dengan terjun kedalam sumur, sehingga diharapkan Zhao Yun dapat lebih mudah menembus kepungan musuh untuk menyelamatkan Liu Chan.

Aug 9
Nyonya Gan
icon1 Delta | icon2 Tiga Negara | icon4 08 9th, 2008| icon3No Comments »

Istri dari Liu Bei dan ibu dari Liu Chan yang dikemudian hari menjadi penerus takhta Liu Bei.

Setelah kematian Nyonya Gan, usul pernikahan antara Liu Bei dengan seorang adik perempuan Sun Quan, diajukan oleh Sun Quan.

Aug 8
Zhao Dengyu
icon1 Glent | icon2 Republik Tiongkok | icon4 08 8th, 2008| icon33 Comments »

Zhao Dengyu (Hanzi: 赵登禹, 1898-1937) adalah seorang pahlawan Tiongkok dalam Perang Sino-Jepang Kedua. Ia gugur dengan heroik dalam Pertempuran Beiping-Tianjin melawan Jepang. Zhao dilahirkan dalam keluarga petani miskin di Heze, Shandong. Keluarganya terlalu miskin sehingga tidak mampu menyekolahkannya. Masa mudanya dihabiskan dengan membantu orang tuanya di sawah sambil memperdalam ilmu bela diri di waktu luangnya. Tahun 1914, ketika para panglima perang Tiongkok terlibat perang saudara, Zhao bergabung dengan pasukan dibawah pimpinan Jenderal Feng Yuxiang. Tidak lama kemudian Feng menjadikannya salah satu pengawal pribadinya karena terkesan dengan ilmu bela dirinya. Dalam setiap pertempuran ia selalu membuktikan keberanian dan keperkasaannya sehingga pangkatnya pun terus naik hingga tahun 1922 ia telah menjadi komandan divisi.

Read the rest of this entry »

Jul 29

Kaisar Chenghua (Hanzi: 成化, 1447-1487) adalah kaisar ke-8 dari Dinasti Ming yang memerintah tahun 1464 sampai 1487. Dia adalah anak sulung Kaisar Zhengtong, terlahir dengan nama Zhu Jianjun, setelah ayahnya kembali naik tahta namanya diubah menjadi Zhu Jianshen (朱见深).

**

Kehidupan awal

Ketika berumur dua tahun, ayahnya, Kaisar Zhengtong ditawan oleh Mongol dalam insiden Tumubao. Tahun berikutnya setelah ayahnya kembali ke daratan tengah, namun pamannya, Kaisar Jingtai yang menjadi naik tahta untuk mengisi kevakuman kuasa menjadikannya tahanan rumah. Bersama ayahnya, dia turut menjalani masa tahanan ini selama kurang-lebih tujuh tahun. Selama itu dia hidup di bawah bayang-bayang pamannya, gelar putra mahkotanya dicabut dan dialihkan pada anak Jingtai. Tahun 1457, ayahnya kembali merebut tahta dan gelarnya sebagai putra mahkota dipulihkan sehari sebelum kematian pamannya di tahun yang sama.

Read the rest of this entry »

Jul 26

Kaisar Hongzhi (Hanzi: 弘治, 30 Juli 1470-8 Juni 1505) adalah kaisar Dinasti Ming yang memerintah dari tahun 1487 sampai 1505. Terlahir dengan nama Zhu Youtang (朱祐樘), adalah anak dari Kaisar Chenghua dari selirnya yang bermarga Ji. Dia adalah kaisar masa pertengahan Ming yang bijaksana dan cinta damai, selama masa pemerintahannya Tiongkok stabil dan makmur sehingga masa ini disebut abad perak Hongzhi.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries