Feb 25

Oleh: Lie Zi

Di negara Song terdapat seorang pria yang memelihara monyet. Ia menyayangi monyet-monyet itu dan memelihara dalam jumlah banyak.

Ia dapat memahami monyet-monyet itu dan monyet-monyet itu dapat memahami dirinya. Ia mengurangi jumlah makanan untuk keluarganya demi memuaskan kebutuhan monyet-monyet itu.

Read the rest of this entry »

Jan 12
Sebuah tanda di perahu
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 01 12th, 2007| icon3No Comments »

Pada jaman dahulu seorang pria dari Chu menjatuhkan pedang miliknya yang bagus ke air secara tidak sengaja karena adanya goncangan pada perahu yang dinaikinya.

“Oh tidak”, dia bersedih, “Apa yang bisa aku lakukan?”.

Mendengar hal itu, sang nahkoda kapal berkata, “Itu tidak masalah, saya akan terjun dan mengambilnya”.

Read the rest of this entry »

Oct 22
Satu Kali Sebulan
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 10 22nd, 2006| icon3No Comments »

Oleh: Mencius

Ada seorang lelaki yang selalu mencuri ayam tetangganya setiap hari.

“Ini bukan sifat baik”, dia dinasehati.

“Baiklah, saya akan mengurangi jumlahnya”, jawabnya, “Saya hanya akan mencuri satu ayam setiap bulan dan tahun depan saya tidak akan mencuri lagi”.

Read the rest of this entry »

Jul 1
Nama dan Kenyataan
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 07 1st, 2006| icon31 Comment »

Oleh: Yin Wen Zi

Ada seorang tua yang rumahnya terletak di sebuah jalan yang ramai. Ia memberikan pembantu laki-lakinya nama panggilan “petarung” dan anjingnya “penggigit”.

Selama tiga tahun tidak ada satu orang pun yang mengunjungi rumahnya.

Read the rest of this entry »

Mar 15

Pada kesempatan ini marilah mengetahui asal usul dari peribahasa “Menarik tanaman untuk membantunya tumbuh”.

Terdapat seorang laki-laki yang tidak sabar pada masa Dinasti Song. Ia sangat geram dan berharap padi yang ditanamnya tumbuh dengan cepat. Ia berpikir mengenai hal ini siang dan malam. Namun padi tetap tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan.

Read the rest of this entry »

Feb 21
Ular dengan Dua Mulut
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 02 21st, 2006| icon31 Comment »

Oleh: Han Fei Zi

Terdapat seekor ular yang sangat besar dan memiliki dua buah mulut yang saling menggigit, bertarung demi makanan.

Read the rest of this entry »

Feb 11
Meminta kulit serigala
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 02 11th, 2006| icon31 Comment »

Pada jaman dahulu hiduplah seorang pria, bernama Lisheng, yang baru saja menikah dengan seorang wanita yang cantik jelita. Suatu hari, sang istri berpikir bahwa pakaian dari kulit serigala akan membuat dirinya semakin cantik. Sang istri berkata kepada Lisheng dan meminta Lisheng untuk mendapatkan kulit serigala tersebut.

Namun kulit serigala adalah barang langka dan mahal. Lisheng yang tidak berdaya terus berjalan berputar-putar di sekitar desanya. Pada satu kesempatan, seekor serigala melintas. Lisheng langsung berusaha menangkap serigala tersebut dan mendapatkan ekornya.

Read the rest of this entry »

Aug 11

Seorang lelaki yang pandai, Wu Kang, mula-mulanya adalah seorang petani. Melihat tanamannya dapat tumbuh dengan mudah, dia menganggap bahwa bertani tidak cukup menantang, maka dia berguru pada seorang pembuat perabotan. Karena diberi tahu oleh gurunya bahwa dia akan dapat membuat perabotan yang baik dalam waktu tiga sampai lima tahun mendatang, dia menyerah. Lalu dia bekerja pada sebuah toko dimana kejadian yang serupa dialaminya, sehingga membuatnya menyerah dan memutuskan untuk menjadi Dewa.

Read the rest of this entry »

Jul 6

Liu Che adalah seorang kaisar yang sangat berkuasa pada masa Dinasti Han. Disamping mahir dalam politik dan militer, Liu Che juga merupakan seorang sastrawan. Ia membentuk sebuah badan kerajaan yang bertugas mengumpulkan dan memadukan nyanyian-nyanyian rakyat, juga cerita-cerita rakyat.

Seorang ketua rombongan pemusik yang bernama Liyannian merupakan sastrawan yang sangat mahir, dan dapat memadukan banyak karya sastra dengan indah.

Read the rest of this entry »

May 5
Sebuah mimpi indah
icon1 Delta | icon2 Petuah | icon4 05 5th, 2005| icon31 Comment »

Pada masa Dinasti Tang, hidup seorang yang bernama Chun Yufen, yang menganggap dirinya orang bijaksana. Namun tidak ada seorangpun yang menganggap Chun Yufen bijaksana. Sehingga membuat Chun Yufen sedih dan bermabuk-mabukan setiap hari.

Suatu hari, dia mabuk dibawah sebuah pagoda tua, di sebelah selatan dari rumahnya. Tidak lama kemudian dia tertidur dan bermimpi.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries