Yue He

Seorang petani yang giat bekerja dan sayang keluarga. Putranya, Yue Fei, dikemudian hari menjadi seorang jenderal terkenal.

Hanya sayang ia tidak dapat berbagi kegembiraan bersama sang anak karena pada saat anaknya baru berumur beberapa hari, banjir besar melanda desa.

Yue He menyelamatkan istri dan anaknya dengan menaruh mereka pada sebuah tempayan besar, ia sendiri berusaha mengapung dengan berpegangan pada tepi tempayan.

Kehabisan tenaga dan tidak ingin menyusahkan anak istrinya membuat Yue He melepaskan pegangan. Air banjir yang tidak mengenal ampun langsung menelan lenyap dirinya.

Sebuah akhir yang menyedihkan bagi seorang ayah yang rela mengorbankan nyawanya demi keluarga.

2 Responses

  1. Tionghoa » Yue Fei Says:

    [...] Yue Fei baru berumur tiga hari, banjir datang menyapu. Yue He, ayah Yue Fei, menyelamatkan istri dan anaknya dengan menaruh mereka di dalam tempayan besar. [...]

  2. Budaya dan Tradisi Tionghoa » Wang Ming Says:

    [...] desa Yunhe, tempat kelahiran Yue Fei, surut, Wang Ming mengirim orang-orangnya untuk mencari Yue He, ayah Yue Fei. Namun usaha itu tidak memberikan hasil seperti yang [...]

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.