Dou Jiande (Hanzi: 窦建德, 573-621) atau juga dikenal sebagai Pangeran Xia (夏王), adalah seorang pemimpin pemberontakan petani pada akhir Dinasti Sui yang berkuasa atas wilayah Hebei. Ia dianggap sebagai pemimpin pemberontak terbaik saat itu. Setelah kekalahannya dalam Pertempuran Hulao dari Dinasti Tang, ia ditangkap dan dihukum mati. Sekalipun telah tiada, kharisma dan kenangan atas dirinya masih membekas dihati anak buahnya, sehingga tak lama setelah ia dihukum mati, Liu Heita, salah satu jenderal kesayangannya memberontak terhadap pemerintah Tang hingga akhirnya ditumpas tahun 623.
***
Kehidupan awal
Dou Jiande dilahirkan di Kabupaten Zhangnan (sekarang Handan, Provinsi Hebei) pada masa Dinasti Sui. Sejak muda ia dikenal sebagai seorang yang jujur dan suka menolong orang susah sehingga namanya terkenal di wilayah tempat tinggalnya. Pernah suatu ketika, seorang teman sekampungnya ditinggal mati orang tuanya, namun ia terlalu miskin untuk memakamkan mereka dengan layak. Saat itu Dou yang sedang mencangkul sawahnya segera meninggalkan pekerjaannya untuk mendatangi temannya itu dan membantunya menguburkan kedua orang tuanya. Ia menuai banyak pujian dari orang-orang sekampung karena kejadian ini. Ia pernah diangkat sebagai pemimpin di wilayahnya, namun sempat kabur untuk sementara waktu karena dituduh melakukan perbuatan kriminal, ia baru kembali setelah mendapat pengampunan dari pengadilan. Ketika ayahnya meninggal, ribuan orang menghadiri pemakamannya, namun Dou menolak semua sumbangan duka cita mereka.

