Asal Usul Penemuan Korek Api

Pada masa Dinasti Qi Utara, 550 – 577 M, sekelompok dayang istana terkepung dan terperangkap oleh tentara musuh.

Tanpa bahan yang bisa dibakar, maka mereka tidak bisa memasak dan kedinginan.

Ada seorang dayang istana yang cerdik. Dia mengambil batang kayu pinus dan mencelupkan ke dalam belerang. Saat batang kayu pinus itu kering, dayang tersebut menggesekkannya dan batang kayu pinus itu menyala.

Inilah korek api pertama yang diciptakan. Baru sekitar 1.000 tahun kemudian korek api pertama muncul di Eropa.

Asal Usul Marga Yu (余)

Nama marga: Yu (Pinyin: Yú, Hanzi: 余).
Penulisan lain: Ee (Hokkian dan Teochiu) , Ie (Hokkian dan Teochiu), Oe (Hokkian dan Teochiu), Yee (Kanton), Yi (Hakka), Eu (Hokkian).

You Yu (由余) adalah seorang dokter senior istana dari Negara Qin pada masa Musim Semi dan Musim Gugur (770 – 476 SM).

Nenek moyang You Yu merupakan rakyat Negara Jin dan mereka pindah ke Negara Qin di barat untuk menghindari kerusuhan.

You Yu berjasa besar dalam membantu Raja Mu, penguasa dari Negara Qin.
more »

Asal Usul Marga Zhao (赵)

Nama marga: Zhao (Pinyin: Zhào, Hanzi: 赵).
Penulisan lain: Chao (Mandarin), Chiu (Kanton), Ziu (Kanton), Teo (Hokkian dan Teochiu).

Asal usul marga Zhao (赵) bermula pada masa pemerintahan Kaisar Mu dari Dinasti Zhou, sekitar 1046 – 771 SM (Pinyin: Zhōu Mù Wáng, Hanzi: 周穆王).

Zaofu (Pinyin: Zàofù, Hazi: 造父) adalah seorang petugas yang sangat mahir dalam pelatihan kuda dan mengendarai kereta kuda.

Suatu ketika, Kaisar Mu pergi menuju barat untuk berburu dengan sebuah kereta kuda. Setelah sampai di Gunung Kunlun, Kaisar Mu mabuk dan bernyanyi-nyanyi hingga lupa waktu.
more »

Asal Usul Marga Li (李)

Nama marga: Li (Pinyin: Lǐ, Hanzi: 李).
Penulisan lain: Lei (Kanton), Lee (Hokkian dan Teochiu), Lie (Hokkian dan Teochiu).

Bentuk awal dari marga ini adalah 理 (Li).

Gao Yao (皋陶) adalah pejabat pengadilan senior yang mengabdi kepada Raja Yao, dengan jabatan sebagai Dali (大理) atau Menteri Hukum.

Pada masa itu, sudah umum apabila nama posisi pada jabatan kepemerintahan digunakan sebagai nama marga. Dengan demikian, keturunan Gao Yao mempergunakan Li (理) sebagai nama marga.
more »

Asal Usul Marga Lin (林)

Nama marga: Lin (Pinyin: Lín, Hanzi: 林).
Penulisan lain: Lim (Min Nan), Lam (Kanton), Liem, Lum.

Kaisar terakhir dari Dinasti Shang, Kaisar Zhou, adalah penguasa yang lalim, suka menyiksa dan membunuh orang-orang tidak bersalah.

Kaisar Zhou memiliki tiga paman, yaitu Bi Gan (juga dieja Pi Kan), Qi Zi, dan Wei Zi, yang dikenal sebagai “Tiga Pria Baik Shang”. Bi Gan, Qi Zi dan Wei Zi berusaha menasehati Kaisar Zhou tetapi tidak membawa hasil.
more »

Category: Marga  Tags: , , , ,  Leave a Comment

Qiu Shaoyun

Qiu Shaoyun (Hanzi: 邱少雲) (1931-1952) lahir di kabupaten Tongliang, Sichuan. Bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) tahun 1949. Tahun 1951, dia bergabung dengan pasukan sukarelawan Tiongkok untuk Perang Korea.

Tanggal 11 Oktober 1952, dalam pertempuran gunung merebut bukit 391, dia bersama kesatuannya merayap mendekati posisi musuh dengan menggunakan rumput kering dan ranting sebagai kamuflase. Sementara itu pesawat Sekutu membombardir kedudukan mereka. Qiu terjebak dalam semak-semak yang terbakar di sekitarnya, namun dia tetap diam tidak membuat gerakan atau suara apapun demi melindungi 500 orang temannya agar tidak terlacak musuh, padahal menurut teman prajuritnya, sekitar 3 meter di sebelah kanan Qiu waktu itu ada sebuah selokan. Setelah menahan sakit dan panas selama kurang lebih lima jam, dia pun mati terbakar.
more »

Asal Usul Marga Yang (杨)

Nama marga: Yang (Pinyin: Yáng, Hanzi: 杨)
Penulisan lain: Yeung (Kanton), Yeo/Yeoh (Hokkian dan Teochiu), Yiu/Yio/Yoo/Yu (Hokkian), Yong (Hakka), Yung/Young/Yeong/Yahng, Njo/Nyo/Injo/Inyo (Hokkian dan Teochiu), Ngeo (Hokkian), Ieong (Kanton), Leong (Min-Man Kanton), Jong (Hakka), Jang/Yang.

Shangfu (尚父) adalah anak dari Kaisar Xuan dari Dinasti Zhou. Dia ditunjuk sebagai penguasa negara Yang (杨).
more »

Yang Gensi

Yang Gensi (Hanzi:杨根思) (1922-1950) adalah pahlawan Tiongkok dalam Perang Korea, lahir di Taixing, Provinsi Jiangsu. Pertama kali masuk militer tahun 1944. Dalam perang sipil Tiongkok beberapa kali mendapat penghargaan atas jasanya, dua kali mendapat gelar prajurit teladan. Bulan September 1950 ia mengikuti Konfrensi Nasional Pahlawan Perang yang diadakan di Beijing. Sebulan kemudian dia bergabung dengan pasukan sukarelawan Tiongkok untuk membantu Korea Utara dalam Perang Korea. Disana dia menjabat sebagai pemimpin kompi III, korps ke-172, divisi ke-58 dari tentara ke-20.

Tanggal 29 November 1950, Yang Gensi dan unitnya mempertahankan daerah Danau Changjin dari serbuan pasukan Sekutu. Mereka terkepung dan kalah jumlah dari musuh, selain itu amunisi juga hampir habis. Disaat-saat kritis itu, Yang Gensi menerjang ke arah bunker senapan mesin Amerika sambil membawa sekantong bahan peledak seberat 5 kilogram, dia menerobos ke dalam tempat itu dan meledakkan diri bersama empat puluhan tentara Amerika.
more »

Huang Jiguang

Huang Jiguang (Hanzi: 黃繼光) (1930-1952) lahir di kabupaten Zhongjiang, Sichuan. Dia memulai karir militernya pada tahun 1949 dalam perang saudara. Tahun 1951 bergabung dengan pasukan sukarelawan Tiongkok untuk Perang Korea. Di sana dia menunjukkan prestasinya sehingga beberapa kali mendapat kenaikan pangkat.

Pada 19 Oktober 1952, dalam pertempuran Sangkumryung / Shangganling, bersama dua rekannya dia mendapat misi untuk menghancurkan bunker senapan mesin pasukan Sekutu yang menghalangi gerak laju pasukannya. Dalam misi ini seorang rekannya gugur dan seorang lainnya terluka sehingga tidak bisa melanjutkan pertempuran, dia sendiri terluka di lengan karena tembakan musuh.

Dengan hati-hati dia merangkak ke sasaran di bawah hujan peluru yang deras. Namun hingga granat terakhir dilemparkan bunker itu masih kokoh berdiri dan terus melancarkan serangannya. Demi menyelesaikan tugas negara, dia memutuskan mengorbankan dirinya dengan melompat ke depan bunker itu menggunakan tubuhnya meredam tembakan senapan. Hal itu membuka jalan bagi pasukannya untuk menyerang balik dan merebut beberapa titik penting. Berkat pengorbanan Huang Jiguang maka tentara gabungan RRT dan Korea Utara berhasil menduduki daerah sasaran.
more »

Lee Teng Hui

Lee Teng Hui (juga dieja Li Denghui) (1873-1947), seorang peranakan Hokkian, dilahirkan di Jakarta sebagai anak pertama Lie Khay Gwan, seorang pemilik pabrik batik. Lee Teng Hui mula-mula belajar di Anglo-Chinese School di Singapura dan kemudian melanjutkan studinya di Universitas Yale, Amerika Serikat. Ia lulus pada 1899 dengan gelar B.A. sebagai salah satu orang Tionghoa di perantauan pertama yang lulus dari universitas tersebut.

Lee kembali ke Indonesia dan mendirikan Yale Institute di Jakarta, kemudian juga mengajar di sekolah Tiong Hoa Hwee Koan dengan harapan mentransformasikan komunitas Tionghoa di seberang lautan.

Ketika menyadari bahwa usahanya untuk melakukan pembaruan pendidikan di Batavia gagal, ia pergi ke Penang, Malaysia dan bertemu dengan beberapa teman yang mempunyai gagasan yang sama. Ia kemudian memutuskan untuk pindah ke Shanghai, Tiongkok. Ia tiba di kota itu pada Oktober 1904, mendirikan Federasi Mahasiswa Tionghoa se-Dunia pada Juli 1905 dan menjadi presidennya yang pertama. Tujuan organisasi ini adalah mengembangkan keadilan sosial di Tiongkok, mempersatukan mahasiswa-mahasiswa Tionghoa yang sedang belajar di luar negeri, dan membantu anggota-anggotanya untuk mendapatkan pekerjaan, perawatan kesehatan, dan bantuan hukum. Organisasi-organisasi serupa kemudian didirikan di Penang, Qingdao, Fuzhou, Hawaii, dan Singapura.
more »