Apr 23

Setelah bersumpah menjadi saudara dan berhasil merekrut pasukan pertamanya pada keseokan harinya 3 saudara itu mulai mempersiapkan diri mereka semua untuk maju kemedan perang melawan para pemeberontak.

Setelah senjata dikumpulkan dan dibagi-bagikan mereka sadar bahwa mereka tidak memiliki kuda seekorpun. Tetapi mereka di gembirkan oleh kabar bahwa ada seorang pedangang kuda yang barus memasuki kota.

“Langit membantu kita”, kata Liu Bei.

3 saudara tersebut menyambut sang pedangang kuda tadi. Mereka adalah Zhang Shi Ping dan Su Shuang dari ZhongShan. Mereka pergi kedaerah utara setiap tahunnya untuk membeli kuda. Mereka sekarang sedang dalam perjalanan pulang karena adanya pemberontakan dimana-mana. 3 saudara itu mengundang mereka pergi ke tanah pertanian Zhang Fei dan menjamu mereka dengan arak. Liu Bei lalu menceritakan rencana mereka untuk berjuang mengembalikan kedamaian bagi rakyat. Kedua pedagang itu sangat bersimpati dan akhirnya memberikan 50 kuda, 500 ons emas dan perak, 1500 pon besi baja untuk dibuat senjata.

Read the rest of this entry »

Apr 23

Kaisar Hongxi (Hanzi: 洪熙, 1378-1425) adalah kaisar ke-4 Dinasti Ming. Terlahir dengan nama Zhu Gaochi (朱高炽), adalah anak sulung dari Zhu Di. Dia mewarisi tahta setelah ayahnya mangkat tahun 1424 dan menamakan rezimnya Hongxi, namun dia meninggal setahun setelah bertahta dalam usia 48 tahun.

***
Kehidupan awal
Sejak kecil Zhu Gaochi dididik dengan baik oleh guru-guru beraliran Konfusius. Ketika ayahnya melakukan kudeta dan menyatakan perang terhadap Kaisar Jianwen, dia bertugas menjaga kota Beijing. Hanya dengan pasukan berkekuatan 10.000 orang dia bertempur dengan gagah berani melawan 500.000 tentara yang pro-Jianwen.

Read the rest of this entry »

Apr 23

Kudeta di Gerbang Xuanwu (Hanzi: 玄武门之变, pinyin: Xuanwumen zhi bian, 2 Juli 626) adalah sebuah insiden yang merupakan puncak dari intrik keluarga Dinasti Tang antara putra-putra Kaisar Tang Gaozu (Li Yuan) yaitu putra mahkota, Li Jiancheng dan Li Shimin. Li Jiancheng yang iri pada Li Shimin bermaksud membunuhnya, namun Li Shimin yang telah mencium rencana ini mengambil tindakan pendahuluan dengan menyergap Li Jiancheng di gerbang Xuanwu, gerbang yang menuju ke istana Kaisar Gaozu. Disana Li Shimin membunuh kakaknya dan juga adiknya, Li Yuanji, yang mendukung Li Jiancheng. Setelah itu ia mengirim pasukan ke istana untuk menghadap ayahnya. Di bawah intimidasi, Kaisar Gaozu menyerahkan status putra mahkota pada Li Shimin dan turun tahta dua bulan kemudian serta menyerahkan tahtanya pada putra keduanya itu. Peristiwa berdarah ini terjadi di Chang’an (sekarang Xi’an, Provinsi Shaanxi)

Read the rest of this entry »

Apr 9

Di Kota Zhou hiduplah seorang yang sangat bersemangat, Dia bukanlah seorang pelajar kutu buku tetapi Wawasannya sangat luas dan pikirannya terbuka untuk banyak hal. Bicaranya tidak banyak dan pembawaanya sangat tenang. Tubuhnya Tinggi Tegap, matanya besar dan kupingnya lebar, tanganya kuat dan bahunya lebar serta memiliki bibir berwana kemerahan dan muka yang tidak pucat, matanya bersinar penuh dengan semangat yang ada di dalam dirinya.

Dia adalah keturunan dari pangeran Sheng dari ZhongShan yang ayahnya adalah Kaisar JING (memerintah dari thn 157 SM-141 SM),kaisar ke 4 dinasti Han. Dia bernama Liu Bei. Lama sebelumnya salah satu kakeknya pernah menjadi gubernur didaerah itu, tetapi kehilangan jabatannya akibat kesalah yang dilakukannya pada suatu upacara kerajaan. Ayahnya adalah Liu Hong, seorang pelajar dan pejabat yang jujur tetapi seperti semua layaknya pejabat yang jujur waktu itu maka dia mati muda dan meninggalkan keluarganya hidup dalam kemiskinan dan Liu Bei terkenal karena dia sangat hormat kepada ibunya.

Read the rest of this entry »

Apr 5

Kaisar Xuande (Hanzi: 宣德, 1398-1435) adalah kaisar ke-5 Dinasti Ming. Dia adalah anak sulung Kaisar Hongxi, terlahir dengan nama Zhu Zhanji (朱瞻基). Pemerintahannya yang berlangsung tahun 1425 sampai 1435 disebut abad emas Dinasti Ming karena negara stabil, aman dan makmur, bersama dengan masa pemerintahan ayahnya yang singkat jaman ini sering disebut “jaman Ren-Xuan” sesuai nama kuil mereka, Renzong dan Xuanzong.

***
Kehidupan awal

Zhu Zhanji seorang yang menggemari puisi dan literatur. Dia mendapat gelar putra mahkotanya begitu ayahnya naik tahta. Ketika berada di Nanjing untuk menangani bencana gempa bumi, tiba-tiba datang laporan darurat dari Beijing yang mengabarkan kematian ayahnya yang mendadak dan menyuruhnya segera kembali ke ibukota. Dalam perjalanannya pulang ke Beijing, tersebar isu bahwa pamannya, Zhu Gaoxu berencana menjebaknya di perjalanan, namun dia tetap meneruskan perjalanan ke utara tanpa rasa takut dan memang benar itu hanya kabar burung belaka. Begitu tiba di istana, dia segera mengambil alih tahta dan menamai rezimnya Xuande pada tahun berikutnya.

Read the rest of this entry »

Mar 30
Lu Su
icon1 Peluit | icon2 Tiga Negara | icon4 03 30th, 2008| icon33 Comments »

Nama Lengkap: Lu Zijing
Lahir: A.D. 172
Meninggal: A.D. 217

Dipilih oleh Zhou Yu sebagai penerus untuk menduduki posisi Panglima Tertinggi pada Kerajaan Wu. Lu Su memiliki sifat yang lebih tabah dan tenang daripada Zhou Yu. Lu Su pernah memberikan nasehat kepada Zhou Yu agar lebih memperhatikan masalah mempertahankan Kerajaan Wu dari serangan Cao Cao daripada memikirkan bagaimana melenyapkan Zhuge Liang.

Read the rest of this entry »

Feb 24

Kaisar Yongle (Hanzi: 永乐, 2 Mei 1360-12 Agustus 1424) adalah kaisar ke-3 dari Dinasti Ming, Tiongkok yang memerintah dari tahun 1402 hingga 1424. Ia terlahir dengan nama Zhu Di (朱棣), putra ke-4 dari Zhu Yuanzhang (Kaisar Hongwu). Ia menjadi kaisar setelah menggulingkan keponakannya melalui kudeta berdarah yang dikenal dengan nama Insiden Jingnan (靖难之变). Yongle adalah salah satu kaisar terbaik yang pernah memerintah Tiongkok. Prestasinya antara lain mengirim ekspedisi pelayaran keliling dunia dibawah pimpinan kasim Zheng He sehingga budaya dan keagungan Tiongkok tersebar ke seluruh penjuru dunia dan menyunting Ensiklopedi Yongle (永乐大典), ensiklopedi pertama yang terbesar dan terkomprehensif di dunia. Dialah yang memindahkan ibukota Ming dari Nanjing ke Beijing yang tetap menjadi ibukota hingga kini.

Read the rest of this entry »

Feb 24
Jing Ke
icon1 Glent | icon2 Dinasti Qin | icon4 02 24th, 2008| icon3No Comments »

Jing Ke (荆轲) (?-227 SM) adalah seorang pendekar yang terkenal karena usahanya membunuh kaisar Qin Shihuang dari Dinasti Qin yang gagal. Kisahnya tertulis pada Catatan Sejarah Agung yang ditulis Sima Qian dalam bab berjudul Biografi Para Pembunuh.

Jing Ke bekerja pada Pangeran Dan, putra mahkota negara Yan atas rekomendasi Tian Guang. Dia sendiri sebenarnya berasal dari negara Wei, tapi dia meninggalkan negara itu karena raja Wei tidak menghargai bakatnya. Setelah berkelana kesana-kemari, dia tiba di negara Yan dimana dia bertemu dengan Tian Guang dan pemusik Gao Jianli yang menjadi temannya. Disana Pangeran Dan memperlakukannya dengan terhormat, memberikannya rumah besar dan harta berlimpah.

Read the rest of this entry »

Feb 24

Kaisar Jianwen (Hanzi: 建文,1377-1402?) adalah kaisar ke-2 Dinasti Ming, nama aslinya adalah Zhu Yunwen (朱允炆). Dia adalah cucu tertua Zhu Yuanzhang (Kaisar Hongwu) yang mendirikan Dinasti Ming. Ayahnya, Zhu Biao anak sulung Zhu Yuanzhang yang seharusnya mewarisi tahta mati muda sebelum sempat menjadi kaisar, karena itu hak waris atas tahta jatuh padanya.Pada mulanya Zhu Yuanzhang berencana untuk mewariskan tahta pada anak ke-4nya, Zhu Di karena terkesan akan bakatnya setelah mampu melengkapi puisi lebih baik dibanding Zhu Yunwen. Namun sejumlah mentrinya yang menganut prinsip hak anak tunggal menyatakan keberatannya sehingga Zhu Yuanzhang terpaksa tetap menyatakan Zhu Yunwen sebagai penerusnya.

Read the rest of this entry »

Feb 2
Liu Zhang
icon1 Peluit | icon2 Tiga Negara | icon4 02 2nd, 2008| icon3No Comments »

Nama Lengkap: Liu Jiyu
Lahir: A.D. 167
Ayah: Liu Yan

Meneruskan ayahnya, Liu Yan, sebagai Gubernur dari Propinsi Yizhou, dan juga merupakan kerabat jauh dari Liu Bei. Dengan adanya kekuatan Zhang Lu yang mendekati Yizhou dan kekuatan yang tidak seimbang antara keduanya. Liu Zhang menuruti nasehat salah satu anak buahnya, Zhang Song, untuk meminta bantuan Liu Bei mempertahankan Xichuan demi mencegah laju tentara Zhang Lu.

Meskipun beberapa anak buahnya menganggap usul tersebut bagaikan mengundang Liu Bei untuk menguasai Xichuan, namun Liu Zhang tetap pada pendiriannya, bahkan Liu Zhang mengadakan pesta penyambutan secara besar-besaran. Liu Zhang tentunya sudah tidak bernyawa jika tidak ada Liu Bei yang mencegah pesta tarian pedang lepas kendali. Pesta tarian pedang yang dibawakan Wei Yan merupakan ide Pang Tong untuk membunuh Liu Zhang dan mengambil alih Xichuan untuk Liu Bei.

Read the rest of this entry »

« Previous Entries